Share |

Cuaca, Sulitkan Bepe Adaptasi di Wellington


Udara dingin dan lembab di kawasan Wellington membuat Bambang “Bepe” Pamungkas kesulitan menampilkan aksi terbaiknya untuk bisa menarik minat kubu Wellington Phoenix. Namun, hal ini ternyata bisa dimaklumi pelatih Ricki Herbert yang mengatakan Bepe masih berpeluang gabung ke timnya.

Selama beberapa hari terakhir, striker andalan Indonesia tengah mengikuti serius menjalani serangkaian tes untuk bisa direkrut ke klub partisipan Liga Australia (A-League). Namun, karena cuaca di Wellington yang cukup dingin dan lembab, Bepe pun kabarnya kesulitan menampikan performa terbaik seperti kala bermain di Indonesia yang memiliki cuaca panas dan lebih kering.

Menyikapi kondisi ini, Herbert yang memang sempat menyatakan tertarik merekrut striker Persija itu mengaku cukup maklum. Kendati tak bisa memastikan apakah Bepe akan direkrut, namun pelatih 49 tahun ini menyatakan bahwa striker Persija Jakarta ini masih punya peluang bagus untuk bermain dalam timnya.

“Dia (Bepe) mungkin bermasalah dengan cuaca. Ini memang sulit baginya. Mungkin, ini bukan cuaca yang ideal untuknya, tapi dia adalah pemain kecil yang lincah dan berbahaya saat berada di kotak penalti,” demikian komentar Herbert menjelaskan aksi Bepe dalam tes tersebut.

“Terlepas apakah kami membutuhkannya dan bisa menerima pemain sepertinya, saya tidak tahu. Tapi yang jelas, ia memiliki peluang untuk bergabung dengan kami,” tutup Herbert seperti dikutip Dominion Post, Senin (9/8/2010).

Jika pada akhirnya Bepe diterima sebagai pemain Wellington Phoenix, maka ini akan menjadi pengalaman ketiganya bermain di luar Indonesia. Sebelumnya, bomber 30 tahun diketahui pernah bermain di tim divisi tiga Belanda bersama tim EHC Norad pada 2000-01 dan merumput di Malaysia dengan memperkuat Selangor FC 2005-06.
(acf)
Share on Google Plus

About 12paz