Share |

Jacksen: 4 Tahun di Persipura, Baru Kali Ini Kalah di Kandang


Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago mengaku kecewa karena baru kali ini ia kalah di kandang bersama timnya. Saat menjamu Arbil di Stadion Mandala, 13 September 2011, Persipura memiliki banyak peluang. Sayangnya hanya satu yang berbuah gol lewat tendangan Zah Rahan pada menit ke-81. “Selama 4 tahun di Persipura, baru kali ini saya kalah di kandang,” kata Jacksen, Senin, 19 September 2011. Ia mengatakan, Arbil menyerang dua kali dan keduanya menjadi gol. Kiper Arbil juga sulit ditembus meski tim asal Irak itu bermain di bawah kelelahan yang luar biasa. “Harus diakui, 7 kali mereka bermain di kandang maupun tandang, tak sekalipun mereka kalah. Dan selama 4 kali bermain di luar kandang pada piala AFC, Arbil mampu memenangkan 3 laga, 1 seri dan mencetak 11 gol,” ujarnya. Menurut dia, Arbil bermain dengan mengandalkan kolektivitas tim. Tidak seperti klub di Indonesia yang lebih pada permainan individu. “Kelihatannya mereka bermain seperti biasa, tapi lihat mereka sangat efektif di lapangan,” ucapnya. “Seperti itulah sepak bola dalam level yang lebih tinggi, sederhana dan efektif,” ujarnya. Pada leg pertama lalu, Arbil melesakkan dua gol lewat kaki Nabel Sabah pada menit ke-17 dan Muslim Mubarak di menit ke-70. Gol kedua Arbil tercipta dengan memanfaatkan kelemahan lini belakang Persipura yang begitu rapuh. “Kita sudah mengevaluasi ini. Saya berharap ini tidak terulang lagi pada laga kedua nanti.” Pengamat sepak bola Papua Fernando Fairyo mengatakan, Persipura memiliki peluang meski berat melawan Arbil, 27 September di Irak. “Boaz, dkk perlu kembali pada penampilan mereka, bermain satu dua lebih baik ketimbang individu,” kata Fernando. Meski pesimis menang, ia yakin dari laga kemarin Persipura sudah bisa memetik hikmah berharga dan menjadi modal menghadapi lawan. “Harus menang 2-0 atau 3-1, itu baru bisa lolos. Kalau tidak, Persipura hanya sampai babak ini saja,” katanya. JERRY OMONA
Share on Google Plus

About 12paz