
Persipura Jayapura terus meningkatkan latihan teknik dan strategi jelang laga leg kedua melawan Arbil FC, pada lanjutan Piala Asian Football Confederation di Irak, 27 September mendatang. Pada leg pertama di Stadion Mandala Jayapura, 13 September lalu, Boaz Solossa dkk dibekuk dengan skor 1-2. Gol semata wayang tim Papua dicetak Zah Rahan pada menit ke 81. Sementara dua gol Arbil dilesakkan Nabel Sabah menit ke-17 dan Muslim Mubarak di menit ke-70. “Laga mendatang tentu lebih berat, tim harus bisa mendapat hasil maksimal di Irak,” kata pelatih Persipura Jacksen Tiago, Senin 19 September 2011. Pada latihan Sabtu pekan kemarin, Boaz dkk disuguhi materi tendangan penalti. Pemain juga dibagi dalam dua kelompok untuk melakukan game dengan fokus pada proses penguasaan bola, passing, dan kerja sama tim. “Ini bagian dari evaluasi setelah leg pertama lalu, kita akan bangkit dan meraih hasil positif di pertandingan leg kedua,” ujarnya. Ia mengatakan, Persipura harus bisa memenangkan 2 x 45 dengan hasil maksimal untuk menghindari perpanjangan waktu atau penalti. “Setidaknya seperti Arbil yang bermain tandang namun menang, kita sudah lupakan kekalahan lalu dan kini berkonsentrasi pada pertandingan berikut,” ucapnya. Jacksen berharap, dengan modal penampilan bagus pada babak kedua di pertandingan terdahulu, Boaz dkk dapat menekuk Arbil. Menurutnya, dua gol Arbil tercipta karena pemain tidak mampu mengantisipasi serangan balik. “Sudah kami evaluasi, pertama pergerakan pemain kurang dan masih ragu menendang bola. Namun permainan tim mulai terlihat bagus di babak kedua,” katanya. Persipura direncanakan akan berangkat ke Irak pada 24 September. Setelah tiba 26 September, tim Mutiara Hitam akan rehat sejenak dan menguji coba lapangan. Ujung tombak tim kebanggaan Papua masih Boaz Solossa, juga Tinus Pae dan Titus Bonay. JERRY OMONA
