ISL ON TV
Selasa 9 febuari 2010 Persik vs Persib Pkl 15.30 (LIVE)
| Rabu 10 febuari 2010 Persebaya vs Sriwijaya Pkl 15.30 (LIVE) |

Esteban didatangkan Arema setelah mendepak gelandang asal Gabon, Landry Poulongaye. Di Arema, Esteban merupakan satu-satunya pemain asing asal Amerika Latin. Empat pemain asing Arema lainnya berasal dari Asia (Alam Shah dan Ridhuan, Singapura), Eropa (Roman Chmelo, Slovakia), dan Afrika (Pierre Njanka, Kamerun).
Kondisi ini mirip dengan Arema di putaran kedua musim lalu, yakni hanya punya satu pemain Latino, yakni Patricio Morales (Chile).
Esteban merupakan pemain asing ketiga Arema di posisi gelandang setelah Ridhuan Muhamad dan Roman Chmelo. Namun karakter Esteban lebih sebagai defensive midfielder, sementara Ridhuan biasa beroperasi di kedua flank, sementara Roman berperan sebagai gelandang serang, second striker, bahkan sebagai striker.
Di lini tengah, Esteban harus bersaing dengan pemain-pemain lokal Arema yang bermain cukup konsisten sepanjang putaran pertama lalu, yakni Ahmad Bustomi, Tomi Pranata, dan Roni Firmansyah.
Berikut rangkuman 10 hal menarik tentang Esteban:
1. Esteban memiliki nama lengkap Esteban Javier Guillen Tejera, berkewarganegaraan Uruguay, sebelumnya memperkuat Persikota Tangerang dan PSMS Medan.
2. Saat di Persikota, Esteban sudah menjadi kapten. Uniknya, ketika pindah ke PSMS, gaji enam bulan yang belum dibayar Persikota karena krisis finansial dibayar oleh klub berjuluk Ayam Kinantan itu.
3. Esteban ditunjuk menjadi kapten PSMS Medan oleh pelatih Rudi William Keltjes, menggantikan kapten sebelumnya pemain senior PSMS, M Affan Lubis.
4. Debut Esteban sebagai kapten PSMS Medan cukup spesial, yakni di ajang antar klub Asia (Piala AFC) menghadapi VB Maladewa.
5. Esteban dikontrak lima bulan dengan perhitungan kompetisi Liga Super musim 2009/10 berakhir bulan Mei, satu bulan tambahan sebagai antisipasi molornya jadwal pertandingan. Awalnya Onana Jules Denis sebagai agen Esteban ngotot meminta kliennya itu dikontrak enam bulan.
6. Biaya tiket dan Kitas Esteban ditanggung kedua pihak antara manajemen Arema dengan agen Esteban, Onana Jules Denis.
7. Esteban datang ke Indonesia tidak dari negaranya, Uruguay, tetapi berangkat dari Argentina.
8. Pelatih Arema, Robert Alberts, seperti dilansir Malang Post mengaku bahwa Esteban sudah menjadi bagian dari rencananya. Tapi belum diketahui apakah Esteban akan langsung dimainkan di Makassar. “Esteban on my plan, dia akan saya bawa ke Makassar. Kita lihat kondisinya karena baru melakukan perjalanan jauh,”
9. Bila langsung dimainkan menghadapi PSM, Esteban akan menghadapi trio latin anyar milik Juku Eja, yakni Oscar Aravena, Osvaldo Moreno, dan Luis Alejandro Pena.
10. Bila Pierre Njanka dengan senioritasnya langsung menjadi kapten Arema, akankah Esteban yang pernah menjadi kapten Persikota dan PSMS Medan itu akan menjadi wakil kapten Arema? Kita tunggu saja di putaran kedua. (onngisnade/zul)(foto: Goal)

Coach Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan mulai mengenjot latihan untuk mempersiapkan laga putaran ke-2 Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 dan laga AFC Cup. Pelatih asal Metro Lampung ini mulai menekankan anak asuhnya pada lini pertahanan. “Ya, mulai hari ini (kemarin Red) kami akan memulai memperbaiki lini pertahanan. Sebab, dari hasil putaran pertama saya kurang puas,” kata Rahmad Darmawan, kemarin (5/2).
Ya, dari hasil putaran pertama Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) sangat buruk. Selain hanya menghuni di peringkat ke-9 dengan poin 25 dari 17 laga. Laskar Sriwijaya termasuk tim ke-4 yang paling banyak kebobolan.
Tim besutan Rahmad Darmawan ini telah kebobolan 25 gol dari 17 laga dan hanya mampu menciptakan 22 gol hingga paruh musim ini. Tim terbanyak kebobolan adalah Persebaya Surabaya, dengan jumlah kebobolan 28. Tapi, Bajul Ijo (julukan Persebaya) mampu menciptakan gol 28 dan berada di peringkat ke-11.
Peringkat ke-2 di ambil oleh Persitara Jakarta Utara dengan jumlah kebobolan 25 gol dan menciptakan gol 11 gol. Saat ini Persitara menempati peringkat ke-17. Sedangkan peringkat ke-3 untuk kategori tim kebobolan terbanyak di sandang oleh PSM Makassar dengan kebobolan 25 gol dan menciptakan 11 gol. Saat ini PSM berada di peringkat ke-16.
Menurut RD sapaan Rahmad Darmawan, selain lini pertahanan yang buruk, dirinya juga mengkritisi kinerja anak asuhnya di sektor depan. Pasalnya, setiap pertandingan sedikitnya, Laskar Sriwijaya mempunyai 9 peluang tapi tidak tercipta gol.
“Lini depan dan lini belakang harus seimbang. Sehingga kami juga perlu untuk memperbaiki untuk sektor depan. Sebab, hasil buruk juga di ciptakan oleh pemain depan. Kalau 2:1 itu masih bagus. Tapi, kalau peluang menciptakan gol 9:1 itu hasil buruk,” pungkasnya. (mg43)

Jeong-Jin Jeon, calon striker anyar Sriwijaya FC datang di Palembang, Jumat (5/2) hari ini. Striker berkebangsaan Korea Selatan itu akan menjajal Stadion Gelora Jakabaring sore. Ia akan latihan bersama-sama Keith Kayamba Gumbs untuk mengikuti tes formal tentang kesehatan fisik.
"Hari ini striker Jin datang di Palembang. Dia akan menjalani tes yang akan dilakukan pelatih Rahmad Darmawan," kata Manajer SFC Hendri Zainuddin.
Menurut anggota DPRD Banyuasin ini, Jin merupakan alternatif jika striker Pavel Solomin gagal didapatkan. Sebab pemain asal Uzbekistan itu belum memastikan diri bergabung bersama Laskar Wong Kito.
"Kita ingin melihat kondisi striker yang bersangkutan, jika kondisinya bagus, maka segera kita kontrak. Namun semuanya tergantung kepada keputusan pelatih Rahmad Darmawan," kata Direktur Teknik SFC.

Striker Persib Bandung, Budi Sudarsono terancam tidak dapat berlaga saat menghadapi mantan timnya, Persik Kediri di Stadion Brawijaya Kediri, Selasa (9/2). Pemain berjuluk "Budigol" ini tengah sakit demam yang dideritanya sejak Rabu (3/2).
"Budi memang mengeluh sakit karena demam sejak dua hari lalu. Tetapi setelah diobservasi ternyata masih normal. Rencananya besok (hari ini, red), Budi akan kembali menjalani pemeriksaan laboratorium," ujar dokter tim Persib Bandung, dr. Raffi Ghani di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani, Jumat (5/2).
Menurut Raffi, sebelumnya Budi memang telah mengikuti tes laboratorium. Hasilnya, trombosit Budi masih 177.000. Kondisi tersebut sebenarnya cukup baik karena normalnya di kisaran 150.000 hingga 400.000.
"Yang dikawatirkan jika ternyata trombosit Budi turun. Bisa jadi terkena demam berdarah. Tetapi semoga Budi tidak mengalaminya," tuturnya.
Karena itu, lanjut Raffi, ia telah meminta para pemain lebih menjaga kesehatannya. Para pemain diminta lebih memperhatikan asupan makanan.
"Kalau didukung dengan makanan yang seimbang, kondisi kesehatan akan lebih terjaga. Selain itu, para pemain juga harus banyak minum dan asupan berupa cairan ke dalam tubuh," anjurnya.
Sejak dua hari lalu, Budi memang tak tampak belatih bersama rekan-rekannya. Budi hanya sempat melakukan peregangan pada latihan pagi di Stadion Siliwangi, kemarin. Namun setelah itu, Budi kembali ke rumahnya. (B.98)**

Persebaya kembali kedatangan pemain seleksi baru. Kali ini bukan muka baru bagi Persebaya, sebab pemain ini sebelumnya pernah memperkuat Persebaya musim 2007 lalu.
Lantas karier pemain ini sempat terhenti karena cedera. Membaca prolog itu, semua pasti tahu, pemain ini adalah Pablo Rojas.
Meski hanya setengah musim membela Persebaya, tapi pemain asal Chile ini cukup melekat dalam hati pecinta Persebaya. Sebab Rojas terkenal dengan aksi sirkusnya yang kerap mengundang decak kagum penonton yang hadir di stadion. Sayang kebersamaannya dengan Bajul Ijo hanya singkat sebab cederanya membuat ia memilih untuk pulang ke negaranya, Chile.
Sebelum datang ke Persebaya, musim lalu 'Si Pemain Sirkus' juga sempat ikut seleksi di Bajul Ijo. Namun pelatih Persebaya saat itu, Freddy Muli mendepak Rojas lantaran catatan kesehatannya yang membuat pelatih yang kini membesut Persidafon itu menolak merekrut Rojas.
Selain itu ia juga sempat mengadu nasib di Persik Kediri, tapi tetap tidak beruntung.
Rojas terlihat bergabung dengan empat pemain seleksi lainnya, yakni Srecko Mitrovic (Australia), Kim Jae Mong (Korea Selatan), Hassan Souaid (Maroko) dan Bogi Dusam (Serbia) dalam latihan, Jumat (5/2/2010) sore ini. Kelimanya berebut untuk memikat hati pelatih Persebaya, Danurwindo.
Ditemui usai latihan di Mess Persebaya, Danur mengatakan, dirinya tidak bisa memberi banyak komentar mengenai penampilan Rojas. Sebab Rojas baru satu hari ikut seleksi.
''Kita lihat saja. Saya belum bisa banyak ngomong kalau kenyataannya dia baru saja datang,'' kata Danur kepada beritajatim.com.
Danur menambahkan, dirinya membutuhkan seorang striker yang komplet. Tak hanya bisa mendrible dengan baik, tapi seorang striker harus garang di kotak pertahanan lawan.
Namun dalam waktu yang singkat sangat sulit untuk mencari pemain yang benar-benar berkualitas. Untuk itu Persebaya benar-benar selektif dalam memilih pemain untuk putaran kedua nanti.
''Saya jamin kalau saya diberi waktu satu bulan kita akan bisa mendapatkan pemain yang lebih bagus. Tapi nyatanya jeda kompetisi sangat pendek,'' sambung pria asal Kutoharjo itu.[sya/ted]

Merasa disudutkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Panpel Arema Indonesia, Abdul Haris pun balik menyerang jika dirinya, tidak pernah menyuap Komdis.
Ia bahkan tidak pernah punya niatan untuk mencemarkan nama baik Komdis. Dengan tegas, Haris malah menantang sumpah pocong jika dirinya melakukan itu semua.
Saat ditemui sejumlah wartawan di Kantor PT Arema Indonesia, Jalan Sultan Agung N0.9, Kota Malang, Haris pun merasa jika dirinya sangat dipojokkan dalam kasus ini.
"Saat datang ke kantor Komdis di Jakarta, saya memang tidak sendiri. Melainkan sama Sudarmaji Humas Arema. Mas Darmaji sendiri dilarang masuk waktu itu untuk dampingi saya. Alasannya, karena Mas Darmaji dianggap tidak mewakili kepentingan Arema. Sungguh kami kaget waktu itu. Apalagi, vonis pada saya terjadi sepulang dari Komdis," ucap Abdul Haris dihadapan sejumlah wartawan, Jumat (05/02/10) siang.
Menurut Haris, soal skorsing pada dirinya 20 tahun tidak diperbolehkan berkecimpung dalam dunia sepak bola, dirasa tidak masuk diakal.
Ia pun menjelaskan maksud dialog interaktif dengan pihak radio RCB FM di Kota Malang yang dianggap Komdis mencemarkan nama baiknya. Pada dialog itu, dirinya tidak mengatakan dan menyinggung soal suap dan menyuap.
"Saya memang mengatakan seperti yang ada dalam rekaman dialog. Tapi, hal itu adalah salah persepsi dan kiasan bahasa saja. Sehingga, makna dari dialog tersebut sebenarnya salah tafsir," terang Haris.
Dijelaskan Haris, sebelum sidang Komdis atas insiden melubernya penonton kala Arema meladeni Persema Malang Januari 2010 lalu, dirinya memang sempat ketemu Hinca Panjaitan.
Dirinya bahkan sempat menelepon Ketua Komdis itu sebelum sidang kasus melubernya penonton.� Pada pembicaraan lewat ponsel itu, dirinya meminta keringanan pada Hinca dan bukannya membahas soal suap atau sebagainya.
Karena terlanjur diganjar 20 tahun sangsi itulah, rencananya, Haris akan melakukan banding dan melakukan Peninjauan Kembali (PK) lantaran hukuman itu sangatlah tidak mendasar.
"Kalau memang semua jalan itu tidak bisa ditempuh, langkah terakhir saya adalah, dengan sumpah pocong. Saya siap sumpah pocong karena memang saya tidak pernah ada niatan untuk melakukan pencemaran nama baik ataupun suap," terang Haris.
Masih menurut Haris, pada sidang komdis tanggal 21 Januari 2010 itu, Hinca Panjaitan bahkan tidak ikut menghadiri sidang. Hanya empat anggota saja yang mengahadiri sidang yakni, Alfred Niagara, Ramli, Purwanto, Budi, serta seketaris Komdis Lorens.
Yang jadi tanda tanya kemudian, saat sidang kembal digelar pada tanggal 02 Februari 2010 kemarin. Alfred Niagara selaku Wakil Ketua, membantah telah melontarkan gurauan 10 persen pemasukan Arema saat menjamu Persema Malang beberapa waktu lalu. Dari nada gurauan itulah, jika 10 persen pemasukan dari milyaran rupiah, malah menjadi pemicu masalah yang tidak semestinya.�
Tak hanya itu, Komdis pada tanggal itu juga menunjukkan rekaman Haris saat dialog mencatumkan ada indikasi penyuapan.
"Soal gurauan 10 persen itukan dari pak Alfred. Bukan dari saya. Dan itu resmi gurauan. Seharusnya, Komdis juga memberi kami kesempatan untuk melakukan klarifikasi. Bukan langsung menuduh dan menjatuhkan sangsi yang tidak rasional ini," ucap Haris.[yog/ted]

Persija sudah berhasil menggaet gelandang serang Firman Utina. Namun Macan Kemayoran masih memburu satu striker lagi untuk memperkuat barisan depannya pada putaran kedua Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010.
Firman sudah mulai berlatih bersama Persija, Jumat, 5 Februari 2010. Rencananya mantan pemain Pelita Jaya itu sudah bisa diturunkan saat Persija melakoni laga perdana di putaran kedua ILS kontra Bontang FC, 10 Februari 2010.
Asisten Manajer Persija, Ferry Indrasyarief mengatakan perburuan Persija belum berakhir. Macan Kemayoran masih perlu menambah taringnya untuk putaran kedua nanti.
"Kami masih mencari satu striker lagi. Kami sudah menghubungi beberapa agen agar mengirimkan pemainnya," kata Ferry.
Salah seorang pemain yang sedang dipertimbangkan Persija berasal dari Liberia. Pemain ini kabarnya pernah bermain di Liga Libya. Namun kendalanya, pemain ini kemungkinan baru bisa memperkuat Persija awal Maret mendatang.
"Jeda kompetisi sangat singkat. Karena itu, sulit bagi pemain ini untuk bisa tampil sejak awal putaran kedua. Paling cepat dia baru bisa turun awal Maret mendatang," kata Ferry.
Pelatih Kepala Persija, Benny Dolo berharap manajemen bisa segera mendatangkan striker baru bagi timnya. Sebab, selain menambah stok penyerang, tambahan striker baru juga akan membuat persaingan di lini depan semakin ketat.
Langkah ini menurut Bendol bakal mendongkrak penampilan tiga strikernya yang masih belum maksimal. Ketiga striker tersebut adalah Talaohu Abdulmushafry, Bambang Pamungkas, dan Aliyudin. • VIVAnews

SUDAH empat hari Osvaldo Moreno absen di arena latihan rutin PSM. Kalangan suporter pun mulai meragukan kesehatan striker asal Paraguay ini.
"Apaji, baru main futsal sudah cedera. Mungkin saja cedera bawaan tapi tidak terdeteksi saat cek kesehatan," kata Fredi, suporter Mappanyukki di pinggir lapangan Karebosi.
Latihan PSM sore kemarin, Osvaldo kembali absen. Striker yang disiapkan menjadi tandem Ocar Aravena itu hanya menetap di Hotel Delta, karena mengaku kaki kanannya masih membengkak. Osvaldo mendapatkan cedera tersebut saat bermain futsal pekan lalu. Osvaldo tidak memperkuat PSM saat beruji coba pertama kali melawan PSM U-21.
Tim teknik PSM pun ikut prihatin dengan cedera yang menimpa Osvaldo. Sejak bergabung, baru sekali Osvaldo dan Oscar Aravena berlatih bersama. Selebihnya, dua bomber ini sangat jarang latihan bersama.
"Kita sayangkan karena cederanya itu terjadi tiba-tiba. Memang ada pembengkakan di bagian kaki, makanya disuruh istirahat. Ini terpaksa dilakukan daripada kian parah," jelas Asisten Manajer Bidang Teknik PSM, Abdi Tunggal.
Belum ada jaminan apakah Ovaldo bisa turun pada laga uji coba terakhir, sore ini di Stadion Andi Mattatta. Tim teknik masih ingin berkonsultasi, apakah dia bisa dimainkan atau tidak. (aci)

Saat ditinggal playmaker John Tarkpor Sonkaley ke Persebaya Surabaya, Persitara Jakarta Utara nyaris tak memiliki pengganti sepadan. Namun, kini sosok pengganti pemain asal Liberia itu sepertinya akan didapat oleh Laskar Si Pitung.
Ya, Persitara telah kedatangan pengatur serangan asal Inggris, Mark Redshaw. “Anda lihat sendiri kan, hanya orang gila saja yang bilang dia jelek,” bilang Asisten Pelatih Persitara, Dody Sahetapy melihat kemampuan Mark.
Pemain bertubuh mungil ini memiliki skill ala Eropa yang kental plus umpan panjang akurat. Pergerakannya lincah, walau untuk ukuran pemain asing tergolong pendek.
“Kami sudah sepakat dengan dia. Tinggal tanda tangan kontraknya saja. Saat ini, masalahnya tinggal uang. Kami tak punya banyak dana talangan. Itu sebabnya, manajer sekelas saya agak sulit memegang tim yang banyak butuh finansial,” tukas Manajer Persitara, Hary Ruswanto kepada GOSport.
Satu atau dua hari ke depan, masih kata Gendhar, mantan pemain Real Murcia itu akan dipastikan menjadi jenderal lini tengah Tantan cs.
“Selain konsentrasi kami di posisi pemain tengah, kami masih menanti kiper dari Australia. Sangat dilematis memang saat ini. Andai gagal dapat kiper bagus dari skuat tim nasional, terpaksa kami memakai kiper asing. Rencananya, kami akan tetap menggunakan lima pemain asing,” jelas Hary.
Persitara telah memutuskan mencoret tiga pemain asing dan lima pemain lokal. Dari delapan yang dicoret, hanya Anwar yang rela bernegosiasi ulang dengan manajemen agar nilai kontraknya diturunkan.
“Anwar tetap bertahan bersama kami, ini semua lebih karena pertimbangan kemanusiaan. Sedangkan Boy Jati pasti ke PSM Makassar dan Wasyatul Akmal ada tawaran dari Persik Kediri,” tambahnya lagi.
Dari hasil pertandingan uji coba melawan Koja FC, Persitara sukses menang telak 7-1. Kendati masih jetlag lantaran baru tiba dua hari di Jakarta, Mark mampu bermain taktis.
Laporan: Artha Tidar/GOSport

Keinginan PSPS Pekanbaru untuk mendatangkan Ambrizal (
Harapan tersebut diutarakan manajer PSPS Dastrayani Bibra, Rabu (3/2). Ia berharap kedua pemain tersebut bisa memperkuat PSPS.
"Kita sudah melakukan pendekatan dengan kedua pemain tersebut. Pada dasarnya mereka setuju tergabung. Tapi, masalahnya mereka saat ini terikat kontrak dengan klubnya masing-masing," ujar pria yang akrab disapa Ideh.
Di putaran kedua ini, PSPS memang berencana melakukan perbaikan untuk menutupi kelemahan di beberapa sektor. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan impian finish di papan tengah kompetisi paling elite di tanah air ini.
Dikatakan Ideh, dua pemain incaran itu dinilai sangat pas untuk mewujudkan impian tersebut. Apalagi, penampilan keduanya sangat baik di klubnya masing-masing.
"Kita berharap mereka bisa memperkuat PSPS. Kalau tidak mungkin, musim berikutnya mereka bisa memperkuat PSPS," kata Ide lagi.
Di lain pihak, striker Andika Yudhistira Lubis yang sudah dikontrak PSPS kini telah berada di Pekanbaru. Bahkan pemain timnas U-23 ini telah berlatih bersama Dzumafo Herman dkk.
Kedatangan Andika diharapkan menjawab keraguan atas lini depan PSPS yang selama ini banyak bergantung kepada Dzumafo Herman dengan tandemnya m Isnaini. (*gcik)










