Share |

Robert : PSM Kecewa Panpel Deltras dan Disebut MAIN DUKUN


Robert Albert tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Mantan pelatih Arema Indonesia mengaku, kekalahan timnya, PSM Makassar atas Deltras Sidoarjo dikarenakan panpel The Lobster tidak memberikan waktu untuk Juku Eja untuk menjajal lapangan. Akibatnya lima pemainnya mengalami cedera.

Kelima pemain itu adalah Djayusman Triasdi, Onambele Basile, Korinus Fingkreuw, Fandy Edy dan Supriyono. "Padahal menurut aturan AFC dan FIFA, tim tamu bisa uji lapangan 24 jam sebelum pertandingan dimulai," kata Robert usai laga, Minggu (7/11/2010) petang.

Ia menambahkan, timnya sudah memohon ke panpel Deltras untuk diberikan waktu beruji lapangan, tapi tidak diberikan. Sebagai ganti coba lapangan, PSM coba datang ke stadion lebih awal dari kick off. Mereka memasuki stadion satu jam sebelum pertandingan dimulai. Meski begitu, niatan ini sempat dihalangi oleh panpel Deltras.

Setelah berbicara dengan Ketua Panpel, Makin Rahmad, akhirnya pemain PSM diperbolehkan memasuki stadion. Sayang, ketika timnya mengecek kondisi lapangan, mulai dari kerataan hingga daerah gawang, tindakan itu sempat ditegur oleh Makin.

"Kita sempat dikira membawa dukun. Kenapa seorang ketua panitia berpikir PSM menggunakan magik untuk sepakbola. Buat kami kalah menang biasa, tapi jangan provokasi lapangan. Seharusnya kita malu, ini ada pelatih dan pemain asing, jangan memprovokasi PSM melakukan itu," jelas asisten pelatih, Liestiadi.

Meski merasa dirugikan dengan perlakuan Panpel Deltras, Robert mengaku tidak akan melaporkan hal ini ke PT Liga Indonesia (PTLI) selaku regulator sepakbola nasional. Ia juga menolak anggapan fisik pemainnya terlalu lemah sehingga rentan cedera. Menurutnya, cedera pemainnya murni faktor adaptasi lapangan.

"Kita tidak akan lapor, justru kita khawatir dengan pemain yang cedera. Ini terjadi karena kita tidak sempat uji coba lapangan. Cedera sangat serius, terutama Supriyono. Kemungkinan mereka tidak bisa main pada laga berikutnya," tutup Robert.
Share on Google Plus

About 12paz