Share |

Yang Tersisa Dari Laga Persipura vs Arema


Pertemuan Persipura Jayapura melawan Arema Indonesia di lanjutan Indonesia Super League (ISL) Sabtu (24/4) lalu di Stadion Mandala Jayapura, bukan saja perang antar untuk memperbutkan tahta tertinggi sepak bola nasional ini, tetapi merupakan suatu reuni antar pelatih Jacksen F Tiago dengan Robert Rene Alberts.

Pasalnya, setelah bermain bola di Indonesia selesai, Jacksen sempat bermain di Liga Singapura. Disana Jacksen bergabung dengan salah satu klub dan dilatih oleh Robert Rene Albert. Makanya, dalam pertandingan Sabtu kemarin, menjadi pertaruhan antara murid dan guru.

Adu strategis pun tersaji saat Persipura bershasil mengandaskan perlawanan Arema 4-1, sehingga membuat selisih poin antar kedua tim menjadi empat. Dimana, hasil tersebut merupakan tangan dingin dari kedua pelatih namun beda nasib.

Jacksen yang melatih Persipura berhasil mengalahkan gurunya Robert Alberts, hasilnya pun Jacksen berhasil mempermalukan Arema tim yang dilatih Robert.

Jackson mengakui cukup puas dengan kemenangan besar timnya atas Arema yang merupakan pesaing Persipura. “Saya puas disaat Persipura menang, saya juga bisa mampu beradu strategi dengan pelatih Arema Robert Albert, dia merupakan pelatih saya di Siangpura dulu,” ujar Jacksen kepada wartawan usai pertadingan Sabtu kemarin.

Jacksen menambahkan, Arema merupakan tim yang solid dengan permainan kolektivitasnya, namun Boaz Salossa dkk mampu meredam strategi jitu ala Robert Albert, walaupun mereka sudah menutup pergerakan pemain Persipura, tapi dengan sedikit merubah strategi anak-anak mampu melakukan tugas dengan baik.

Lanjut Jacksen, Robert Albert dimatanya merupakan pelatih yang punya mental baja, dan pintar bermain kata-kata. Tapi sekali lagi, kemenangan ini sangat berti bagi saya dan juga tim pada umumnya. “Semoga saja, pertandingan kedepan kita bisa mendapat hasil yang baik, untuk menjaga peluang untuk juara lagi,” tandasnya.[anyong]

Share on Google Plus

About 12paz