
Tak ingin besar kepala, Pelatih Arema Indonesia Robert Albert langsung menghampiri para pemain Persitara Jakarta Utara.
Selain menyalami seluruh Punggawa Laskar Si Pitung, Robert juga memeluk para oficial tim dan Manajer Persitara Jakarta Utara, Hari Ruswanto.
Menurut Robert, kemenangan Arema sore ini karena para pemainnya, sangat berambisi itu memenangkan jalannya pertandingan.
Ditambah kehadiran Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono yang melihat langsung jalannya pertandingan, membuat motivasi pemain jadi berlipat untuk bisa mengamankan tiga poin.
“Kami menang karena pemain penuh semangat untuk memenangi jalannya pertandingan. Sehingga, mental yang kuat untuk menang, diperlukan pada saat-saat tertentu seperti saat ini,” ungkap Robert Albert, Selasa (30/03/10).
Menurutnya, performa Pierre Njanka CS memang dalam kondisi terbaiknya. Hal itu terlihat saat mereka melakoni beberapa pertandingan sebelumnya. Sehingga, bisa dikatakan jika saat ini, tren permaianan para skuad Singo Edan, punya kualitas diatas rata-rata.
“Pemain kami sangat bagus dalam beberapa pertandingan. Untuk menentukan siapakah yang paling siap dan bagus, merekalah yang kami turunkan untuk bermain seperti sore ini,” paparnya.
Dijelaskan Robert, dihadiri langsung Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, bisa jadi mental bertanding anak asuhnya memang berlipat. Namun, hal itu bisa jadi bumerang jika para pemain terlalu overconviden.
Sehingga, apapun alasanya, kesiapan dan mental bertandinglah yang menetukan dalam setiap pertandingan.
“Menit-menit awal, para pemain terlalu percaya diri berlebihan. Sehingga, hal itu tidak bisa membuat gol cepat dan banyak terjadi kehilangan bola. Para pemain baru bisa mencetak gol pada menit 35 karena pada akhir babak pertama sebelum gol terjadi, anak-anak bermain kurang sabar dan ingin segera bisa memenangkan pertandingan,” terang Robert.
Robert juga menambahkan, meski dirinya memuji semangat bertanding skuadnya sangat bagus, faktor turunya hujan yang membuat lapangan jadi licin dirasa sangat menguntungkan Arema. Ia menjelaskan, hujan dan lapangan basah dalam setiap pertandingan adalah soal biasa. Hal itu tidak berpengaruh jika tim punya semangat dan komunikasi dalam bermain, cukup bagus.
Sehingga, meski lapangan licin sekalipun, jika para pemain bisa mengatasinya hal itu bukanlah menjadi faktor dan tidak ada pengaruhnya.
“Lapangan licin dan hujan tidak berpengaruh bagi tim. Hujan adalah berkah tentunya. Jika pemain bisa mengatasi kondisi cuaca dan lapangan, itulah pemenangnya,” papar Robert.
Dengan raihan tiga poin tersebut, Arema Indonesia ini semakin kokoh dipuncak klasemen sementara Indonesia Super League musim 2009-2010 dengan torehan 54 poin.
Meski pertandingan menyisahkan beberapa laga saja, jika tidak tersandung dalam beberapa kali laga tandang Arema, bisa jadi mahkota juara akan diraih para punggawa Singo Edan Arema Indonesia.[yog/ted]
