
Kekalahan 1-3 Persipura Jayapura dari Kashima Antlers di Liga Champions Asia tak lantas membuat pelatih Mutiara Hitam Jacksen F Tiago kecewa. Pelatih asal Brasil ini lebih memilih untuk realistis dibanding harus 'bermimpi'.
Sebelumnya Jacksen memang lebih memilih menyimpan pemainnya untuk berlaga di kompetisi domestik. Tak ingin kelelahan dan pemainnya mengalami cedera, Jacksen lebih memilih menginstruksikan bermain 'kalem' pada main-pemainnya.
Level Persipura di Liga Champions Asia memang masih kalah dari klub-klub peserta lainnya. Itu juga dibuktikan dengan empat kekalahan dari empat laga yang telah dilakoni Boas Salossa cs.
"Pengalaman di kompetisi ini sangat berarti bagi kami jika musim depan kami kembali lolos. Kami tentu akan mempersiapkannya lebih matang lagi. Kami memang lebih konsentrasi di Liga Super Indonesia dan menantang Arema," ujar Jacksen F Tiago usai pertandingan.
Saat disinggung mengenai keyakinan kubu Persipura kembali tampil di Liga Champions Asia, Tiago juga tak berani menjanjikan. "Yang terpenting kami adalah kerja keras. Itu yang akan terus kami lakukan," lanjutnya.
Mengenai jalannya pertandingan, Tiago mengaku tetap memuji performa tim yang sebenarnya mampu mengimbangi tim lawan. Namun faktor konsentrasi pemain yang dianggap Tiago masih perlu diperbaiki di skuat Mutiara Hitam itu.
"Anda lihat gol mereka sebenarnya melalui proses yang hampir sama. Mereka mengandalkan kedua sayap dan cepat dalam membangun serangan. Namun faktor konsentrasi menjadi masalah kami. Tapi saya tetap senang dengan penampilan anak-anak," bebernya.
Kekhawatiran Tiago sebenarnya juga terbukti dengan cederanya Ortizan Salossa di pertandingan itu. Selain itu, ia juga mengakui tak menurunkan Victor Igbonivo yang belum pulih 100 persen. • VIVAnews
