
Penyerang Jaya Teguh Angga menjadi bintang kemenangan 3-1 Persema atas Persijap Jepara di Stadion Gajayana, sore kemarin. Pemain muda asal Poncokusumo ini mampu membalaskan kepercayaan yang diberikan tim pelatih.
Satu gol di menit 76 membuktikan diri sebagai pemain muda yang layak diberi kesempatan tampil lebih banyak. Bahkan pergerakannya di daerah pertahanan lawan sering kali menghasilkan peluang cetak gol bagi Laskar Ken Arok. Di laga tersebut, dia kerap kali memberi assist matang bagi rekannya.
Pujian diberikan pelatih Subangkit seusai laga. Sejak H-2 laga, Jaya memang diharapkannya menjadi alternative menyusul penampilan buruk striker asing Persema, Jairon Feliciano dan Brima Pepito Sanusie. Sebagai pemain muda, Jaya diharapkan terus belajar menghadapi tekanan lawan dan pertandingan.
‘’Jaya tampil cukup baik di pertandingan tadi, dia juga mencetak satu gol dan tiga assist yang sangat baik kepada rekannya menjadi peluang cetak gol. Tapi, dia jangan sampai berhenti belajar dan meningkatkan karirnya sebagai pemain muda,” puji Subangkit saat ditemui Malang Post, petang kemarin.
Sementara itu, Jaya sendiri menerima secara positif saran dari sang nahkoda Persema itu. Mantan pemain Persema U-21 ini mengaku sangat berterimakasih ke Subangkit lantaran sudah memberi kesempatan tampil penuh. Sejak kick off, dia sangat berambisi ingin tampil maksimal demi memberikan yang terbaik bagi tim.
Secara pribadi, pengoleksi dua gol bagi Persema ini menghadiahkan khusus satu golnya tersebut kepada sang ayah, Djuwito. Pasalnya, lelaki yang juga motivator dirinya tersebut baru saja berulang tahun ke 47 tepat 10 Maret lalu. Kado spesial tersebut sempat tertunda lantaran di laga Persema sebelumnya yang mendekati hari spesial itu, dia tidak dimainkan. ‘’Ini kado ulang tahun tertunda saya untuk bapakku. Semoga gol ini juga semakin terus memotivasi semangat saya untuk bisa memberikan yang terbaik bagi Persema, serta terus meningkatkan performance dan karirku,” pungkas Jaya. (poy/nug)
