
Timnas Indonesia merilis 22 nama yang disiapkan menghadapi Oman di Grup B Pra- Piala Asia (PPA) 2011 pada 6 Januari mendatang. Para pemain yang memperkuat timnas dirombak demi menjaga asa lolos.
Timnas akan memulai training camp (TC), Minggu (27/12) di Jakarta. Dari 22 nama, Sriwijaya FC (SFC) tercatat sebagai donatur terbanyak dengan enam pemain. Persib Bandung mengirimkan empat amunisinya, sedangkan Persija Jakarta hanya tiga. Komposisi pemain saat ini mengalami sedikit perubahan bila mengacu pada TC timnas saat menjelang bentrok kontra Kuwait, Sabtu (14/11) dan Rabu (18/11). Merah Putih tidak lagi diperkuat Dian Agus Prasetyo (Pelita Jaya), Ismed Sofyan (Persija), Ricardo Salampessy (Persipura), Arif Suyono (SFC), dan Maman Abdurahman (Persib).
Sebagai gantinya, Pelatih timnas Benny "Bendol" Dollo memasukkan Ahmad Kurniawan (Semen Padang), Djayusman Triasdi (Persebaya), Rachmat Latief (Persiram), Cristian Worabay (SFC), dan Budi Sudarsono (Persib). Bendol menambahkan, pemanggilan pemain didasarkan atas kebutuhan tim. Merah Putih berencana memakai skema lama 3-5-2 atau 4-4-2.
”Pemilihan pemain sudah disesuaikan dengan sistem. Kami ingin memakai pola itu lagi, tapi tergantung dari hasil pantauan uji coba Oman dengan Singapura, Senin (28/12). Kami akan datang ke Singapura untuk melihat kondisi terakhir Oman. Timnas harus memforsir kemenangan dan skema itu bisa dipakai di sini,” tutur Bendol.
Pada empat laga sebelumnya Charis Yulianto dkk cenderung memakai formula 4-2-3-1. Hasilnya, timnas tiga kali seri dan sekali kalah sehingga menjadi juru kunci Grup B. Merah Putih juga mengagendakan satu ujicoba lokal pada Kamis (31/12) atau sehari sesudahnya. ”Pemain yang muncul lagi memang Worabay. Kami berharap dia bisa mengisi beberapa lubang di belakang yang ditinggal pemain karena cedera dan kartu,” paparnya.
Sementara itu, Worabay mengaku senang dengan pemberian satu kuota di timnas. ”Saya terakhir bermain untuk timnas saat menghadapi Borussia Dortmund dua tahun lalu. Saya sebenarnya berharap bisa bermain saat timnas melawan Australia, tapi cedera. Saya akan berikan yang terbaik, apalagi memperkuat timnas adalah mimpi setiap pemain. Saya siap bekerja keras untuk membuka lagi peluang timnas ke final round,” tandasnya. [wahyu argia/sindo]
