
PESAING Sriwijaya FC pada play of Liga Champion Asia (LCA) 2010, Singapore Armed Force (SAF) mulai berbenah. Seperti dilansir wikipedia kemarin (11/11), tim asuhan Richard Bok membuang 4 pemain bintangnya.
Mereka adalah Kenji Arai (Jepang), Masahiro Fukusawa (Jepang), Therdsak Chaiman (Thailand), dan Alexandar Duric (Singapura). Tapi, tim berjuluk The Warrior belum merilis siapa para penggantinya.
Satu-satunya pemain asing yang dipertahankan adalah Park Tae-Won (Korsel). Toh begitu, coach Sriwijaya Rahmad Darmawan tidak menganggap power SAF bakal lemah.
SAF disebut-sebut sebagai pesaing terkuat. Apalagi, tim berdiri sejak 1995 telah mengantongi 12 tropi kampiun dan 6 runner up di berbagai ajang. Rincian juaranya, yaitu 8 trofi liga, dan 4 trofi di Copa. “Mereka berani membuang pemain bintang, berarti mereka siap mencari bintang yang lebih baik lagi,” ungkap Rahmad Darmawan.
Duric sebelumnya adalah bidikan Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya). Sempat deal, tapi akhirnya gagal diboyong. Sebab, top skor dua musim berturut di S-League, punya permintaan tidak lazim. Yaitu apartemen seharga Rp 1,5 juta per hari. Plus uang transfer dari klub lamanya, SAF sebesar Rp 87 juta. Itu tidak disanggupi Sriwijaya.
“Kami konsenterasi mendatangkan (Ulugbek) Bakaev. Saya harap, dia bisa bergabung dengan kami secepatnya,” pungkas pelatih kelahiran Metro (Lampung), 28 Desember 1966.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ulugbek Bakaev adalah mantan pemain Samarqand Dinamo, Uzbekistan. Dialah yang diplot menggantikan Duric. Perekrutannya hanya 2 hari sebelum transfer window tahap I ditutup 30 Oktober lalu. (mg2)
