
Manajemen Sriwijaya FC sangat serius untuk segera mendatangkan Precious Emuejeraye ke Palembang. Kemarin (10/11), manajemen Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC), telah membayar uang international certificate transfer (ITC) dari klub lamanya, Woodland Wellinton (Singapura), sebesar 5.000 dolar Singapura atau kisaran Rp34 juta. (kurs 1 dolar singapura = Rp6.985)
“Semua urusan administrasi Precious sudah beres. Hari ini (kemarin, Red), kami telah membayar uang ITC kepada klub lamanya melalui agen Onana. Sehingga, kami tinggal menunggu keluarnya ITC dari klub lama Precious. Dan Precious bisa langsung bermain di Sriwijaya,” kata manajer Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin, kemarin (10/11).
Tak hanya membayar uang ITC. Manajemen Sriwijaya juga membayar down payment (dp) kepada pemain naturalisasi Singapura ini. Laskar Sriwijaya juga menyiapkan beberapa alternatif rumah untuk tempat tinggal Precious di Palembang.
“Kami juga sudah membayar uang DP sebesar 25 persen. Selain itu, kami juga menyiapkan 3 alternatif rumah untuk tempat tinggal Precious di Palembang nanti,” lanjut anggota DPRD Banyuasin ini.
Sayang setelah menyelesaikan administrasi kepada Sriwijaya FC, mantan pemain Gombak United ini, kemarin Sore (10/11) langsung terbang kembali ke Singapura untuk bergabung bersama Timnas Singapura.
Rencananya pemain kelahiran Nigeria, 21 Maret 1983 ini baru akan kembali ke Sriwijaya 19 November 2009 nanti. Ya, pencetak 3 gol di Singapura League edisi 2009 ini akan melakoni pertandingan bersama Timnas Singapura melawan Timnas Thailand. Masing-masing laga away (14/11) dan laga home (18/11).
”Sore ini (kemarin, Red), Precious akan kembali ke Singapura untuk bergabung di timnas. Kemungkinan 19 November nanti, Precious langsung bergabung ke Sriwijaya,” imbuh pria berkacamata ini.
Bagaimana dengan gaji Precious? ”Karena Precious masuk bulan November, maka kami akan potong gaji Precious bulan sebelumnya. Yakni, bulan September dan bulan November,” tambahnya.
Ya, mantan pemain Young Lions ini dibanderol Sriwijaya kisaran Rp1,1 miliar. Praktis, musim 2009-2010 ini, akan terpotong gaji hingga Rp200 juta. ”Ini sudah aturan. Sebab, setiap kontrak tidak ada istilah setengah musim. Peraturan dari PT Liga hanya ada kontrak satu musim. Sehingga tergantung kami menyikapi itu,” pungkasnya. (mg43)
