Share |

Persidafon vs Persiba Bantul : Tak Mau Gagal Lagi


Persiba Bantul selangkah lagi menorehkan sejarah. Impian untuk menembus Indonesia Super League (ISL), kasta tertinggi sepak bola tanah air, akan ditentukan dalam laga semifinal Divisi Utama Liga Indonesia 2010–2011 di Stadion Manahan, Solo, nanti sore.

Persiba harus bentrok lagi dengan Persidafon Dafonsoro (siaran langsung AnTV pukul 15.30 WIB). Bagi Persiba, inilah kesempatan monumental tim yang berdiri pada 1967 tersebut untuk menggapai mimpinya.

Pemenang laga itu berhak meraih tiket final yang akan dihelat di tempat yang sama pada Rabu depan (25/5). Sekaligus promosi ke ISL. Laga semifinal lainnya mempertemukan Mitra Kukar dengan Persiraja Banda Aceh. “Kami mengusung optimisme tinggi saat bertemu dengan Persidafon di semifinal nanti,” kata pelatih Persiba Sajuri Said. Mister Koprol –sebutan Sajuri gara-gara aksinya koprol pada babak delapan besar––akan membuktikan–bahwa anak asuhnya mampu mengatasi lawan dan lolos ke partai final.

Optimisme Sajuri sangat beralasan. Motivasi anak asuhnya membuncah setelah lolos dari babak delapan besar. Terakhir, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Persiba mampu menekuk Persidafon dengan skor 3-1. Meski di laga sebelumnya The Reds –sebutan Persiba– kalah di kandang Persidafon. Berlaga di tempat netral akan menambah motivasi Wahyu Wiji Astanto dkk.

Dukungan maksimal Paserbumi –sebutan suporter Persiba––yang akan memerahkan Stadion Manahan dipastikan akan menambah motivasi para pemain di lapangan. Optimisme juga diusung Wahyu, sang kapten Persiba. Stadion Manahan yang sudah tak asing lagi bagi dirinya akan menjadi tambahan motivasi. Dia pun siap tampil maksimal untuk memimpin Persiba mewujudkan mimpi masyarakat Bantul lolos ke ISL musim depan.

“Kami tak mau gagal lagi musim ini,” tekadnya. Hanya, kubu Persiba tak boleh terlalu percaya diri meski mendapatkan sedikit keuntungan dengan hadirnya Paserbumi. Siapa pun mafhum bahwa Persidafon adalah tim kuat. Menjadi pemuncak klasemen akhir wilayah III dan lolos mulus ke semifinal menjadi garansi bahwa tim asuhan Agus Yuwono itu memiliki materi yang komplet di semua lini. Eduard Ivakdalam dkk akan menyulitkan barisan belakang Persiba yang selama ini dianggap sebagai titik lemah.

“Kami memang menaruh perhatian khusus di lini belakang,” kata asisten pelatih Persiba Seto Nurdiantara. Wahyu di belakang dipastikan mendapatkan instruksi khusus. Terlebih, Bruno Chasmir akan absen dan digantikan Slamet Widodo atau Achmad Taufiq. Kecepatan bek sayap Persidafon Christian Warobay akan menjadi perhatian khusus. Di lini tengah dan depan, Persiba tidak terlalu bermasalah. Duet Ugik Sugianto dan Fortune Udo di depan serta barisan tengah yang digalang Ezequiel Gonzales, Slamet Nurcahyo, Busari, dan Arwin masih dianggap solid dan mampu bertarung dengan Eduard dkk.

Menilik materi pemain yang bakal diturunkan sore ini, laga semifinal pertama tersebut dipastikan akan seru. Pertemuan kedua tim selama ini juga selalu berlangsung ketat dengan rivalitas serta gengsi tinggi. Wajar jika emosi antar pemain meninggi di laga nanti sore. Target menang juga dicanangkan kubu Persidafon.

Dengan berbekal materi pemain yang komplet, Persidafon yakin mampu mengatasi perlawanan Persiba. “Partai yang sulit karena Persiba pasti akan tampil ngotot untuk mewujudkan ambisi mereka. Materi pemain mereka bagus, permainan produktif, dan mereka memiliki striker yang berbahaya (Fortune Udo),” ungkapnya.
Share on Google Plus

About 12paz