Share |

Mitra Kukar vs Persiraja : Skuadra Benny Optimis


Buru kemenangan. Itulah misi yang diusung Mitra Kukar untuk memastikan timnya promosi ke Indonesia Super League (ISL) musim depan. Mereka tidak perlu mematok target gol dalam laga semifinal Divisi Utama nanti malam di Stadion Manahan, Solo (Siaran langsung AnTV pukul 19.00 WIB).

Dengan mengalahkan Persiraja, Mitra memastikan tiket ke final dan secara otomatis lolos ke ISL musim depan. Mengingat begitu penting laga nanti, para pemain Mitra bertekad untuk tampil habis-habisan.

Pelatih Mitra Kukar Benny Dollo menyatakan, lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia merupakan cita-cita seluruh personel tim Mitra, bukan hanya asa manajemen maupun pelatih. ’’Ini tujuan dari awal, meloloskan Mitra ke ISL. Saya kembalikan sepenuhnya kepada pemain. Saya sudah berikan ilmu kepada mereka, tinggal penerapan di lapangan. Mereka harus bayar dengan kemenangan,’’ kata Bendol, sapaan Benny Dollo.

Dalam laga kali ini, konsentrasi jelas tak hanya bertumpu pada orientasi praktik keseharian berlatih di lapangan. Tetapi, pemain juga mengamati gaya permainan Persiraja ketika bertemu Persiram Raja Ampat di babak delapan besar. Kalah dengan skor 0-2, terdapat beberapa kelemahan mendasar tim yang berjuluk Laskar Rencong tersebut.

’’Kami sudah menyaksikan permainan Persiraja. Anak-anak juga demikian. Di situ kami kembali membahas bagaimana peta kekuatan musuh, apa kelebihan dan kekurangan. Kuncinya, bukan saya saja yang memberikan masukan kepada mereka. Mereka juga ikut mengeluarkan pendapat. Toh, ini demi kemajuan tim. Semua pemain adalah pemimpin. Tetapi, ingat, bukan sekadar memberi masukan, mereka harus melaksanakan apa yang sepatutnya dijalankan,” papar pelatih yang dikenal disiplin itu.

Bendol menilai, Persiraja merupakan tim yang komplet. Layaknya komposisi tim PSAP Sigli, tim kebanggaan warga Aceh itu memiliki kecepatan di semua lini. Meski kalah sewaktu lawan Persiram, di pertandingan terakhir babak delapan besar tim yang diarsiteki Herry Kiswanto tersebut kembali menahan imbang Persidafon 1-1. Padahal, Persidafon merupakan calon kuat finalis Divisi Utama.

’’Semua pemain siap. Sama dengan pertandingan melawan PSAP Sigli, kami terapkan metode serangan maupun praktik bertahan seimbang. Namun, tidak ada kata bertahan total. Kami sudah jalan sejauh ini. Lolos dulu ke final, baru kami bicarakan target selanjutnya,’’ urai mantan arsitek timnas Indonesia tersebut. Sementara itu, Manajer Persiraja Banda Aceh Adly Tjalok optimistis, timnya bisa mengalahkan Mitra. Target yang diusung jelas meraup poin penuh. ’’Kami yakin bisa menang jika permainan sportif. Yang bisa menggagalkan kemenangan hanyalah faktor nonteknis,’’ujarnya.
Share on Google Plus

About 12paz