Share |

Arema Coret 5 Pemain Musim Depan


Berdasarkan hasil evaluasi rapor pemain Arema selama satu musim kompetisi, manajemen Arema akhirnya memastikan bahwa hanya 80 persen pemain lam yang bakal di pertahankan, dan sisanya bakal dicoret atau dilepas ke klub lain.
Untuk itu, pada kompetisi Indonesia Super League musim depan, Arema tidak akan melakukan perombakan total. Khususnya menyangkut formasi lima pemain asing Arema, rencananya akan dipertahankan semua.
‘’Arema hanya mempertahankan 80 persen pemain lama, itu termasuk lima pemain asing. Sebenarnya sulit untuk memutuskan pemain yang dipertahankan ini karena semua pemain Arema bagus,’’ ungkap Direktur Bisnis PT Arema Indonesia, Siti Nurzanah.
‘’Jadi untuk musim depan, Arema hanya akan menambah 20 persen pemain baru, penambahan ini untuk penyegaran di tim Arema agar nanti ada perubahan,’’ sambung wanita berjilbab ini tanpa merinci 20 persen pemain lama yang bakal didepak dari skuad tim Arema.
Jika mengacu pada total 27 pemain Arema musim ini, 20 persen berarti ada lima pemain yang bakal dicoret. Pencoretan ini terkait dengan hasil penilaian sekaligus rekomendasi dari tim pelatih Arema. Apalagi pelatih Arema, Robert Alberts juga sudah merekomendasikan pemain lokal yang bakal dibidik Arema.
Untuk lima pemain yang kemungkinan bakal dicoret tersebut, diprediksikan adalah Iswan Karim, Jalaludin Main, Tommy Pranata, Ghery Setia dan Rahmad Afandi. Nilai dari lima pemain ini kabarnya berada di bawah rata-rata pemain Arema lainnya.
Khususnya dari performa lima pemain ini, membuat mereka lebih banyak duduk di bangku cadangan. Sedangkan unuk pemain Arema dari Tim U-21, seperti Aji Saka, Johan Ahmad Farizi, Fariz Bagus Dhinata, Firmansyah Aprillianto dan Sunarto kemungkinan besar masih tetap dipertahankan.
‘’Kita memang sudah menerima rekomendasi pemain yang akan dibidik oleh pelatih, dan daftar nama pemain yang dibidik itu sudah masuk ke yayasan,’’ terang Nurzanah perihal daftar pemain baru untuk menggantikan posisi lima pemain yang bakal dicoret itu.
Sementara untuk 80 persen pemain yang akan dipertahankan, sampai saat ini belum ada pembahasan untuk nilai kontrak baru. Menurut Nurzanah, pihak yayasan baru sebatas memastikan pemain yang akan diperpanjang kontraknya.
‘’Untuk saat ini kita belum bicara nilai kontrak, kita hanya membahas soal pemain-pemain yang akan diperpanjang kontraknya. Semua itu dibahas di tingkat Yayasan,’’ yakin Nurzanah. (bua/avi)
Share on Google Plus

About 12paz