
Pertandingan lawan Persib Bandung, Kamis (13/5/2010) tak hanya berlangsung membosankan karena berakhir dengan skor 0-0. Laga ini juga berakibat fatal bagi Persebaya Surabaya. Sebab mereka harus kehilangan dua pilar utamanya, yakni Anang Ma'ruf dan John Tarkpor.
Padahal selama ini kedua pemain ini selalu menjadi pilihan utama pelatih Persebaya, Rudy William Keeltjes. Anang adalah pilihan utama Rudy di posisi wing back kanan. Bahkan Rudy mengaku Anang adalah pemain idolanya. Menurut mantan pelatih PSMS Medan itu, menyebut pemilik nomor punggung 15 itu pemain paling cerdas di Indonesia.
Sedangkan Tarkpor, seluruh pendukung Persebaya tahu pemain yang satu ini adalah nyawa lini tengah Bajul Ijo. Tendangan keras serta umpan yahut adalah kelebihan pria Liberia ini. Bersama Taufiq, Tarkpor adalah nyawa Persebaya. Sering kali serangan dimulai dari mantan pemain Persitara Jakarta Utara ini.
Sayang, pada tur Papua kali ini, kedua pemain ini tidak disertakan dalam 21 orang yang diboyong ke Jayapura. ''Anang mengalami cedera di engkel kanan. Dia salah jatuh kemarin. Sedangkan Tarkpor cedera hamstring kanan,'' ucap dokter tim Persebaya, dr Heri Siswanto.
Dihubungi beritajatim.com, Jumat (14/5/2010) Heri menambahkan, meski tergolong tidak parah, kedua pemain ini harus beristirahat minimal dua minggu. Itu artinya, selain melewatkan dua pertandingan di Papua lawan, Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena, Anang dan Tarkpor terancam absen di tur Kalimantan Timur.
''Walapun tidak parah paling tidak butuh dua sampai tiga minggu. Itu belum termasuk masa recovery. Kalau menurut teori bisa sampai tujuh minggu,'' lanjut pimpinan salah satu puskesmas di Surabaya itu.
Heri berharap, penyembuhan Anang dan Tarkpor bisa lebih cepat. Untuk itu ia akan berusaha untuk memaksimalkan segenap tenaga demi penyembuhan kedua pemain ini. Ia akan berupaya agar keduanya bisa bermain lawan Bontang FC dan Persisam Samarinda akhir Mei mendatang. ''Semoga saja tidak parah. Sehingga keduanya bisa bermain saat kita bertanding di Bontang dan Samarinda,'' pungkas Heri. [sya/kun]