Share |

Naik KA, Viking Lempari Batu di Lamongan


Walaupun telah dialihkan jalur kereta api (KA) Pasundan melalui jalur utara, tetapi kerusuhan tetap tampak saat supporter Persib Bandung pulang.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, Jumat (14/5/2010) menyebutkan, jika saat KA yang ditumpangi oleh Viking, julukan supporter Maung Bandung, melintas terjadi pelemparan batu.

Entah siapa yang mulai, tetapi sumber di kepolisian menyebut, jika beberapa oknum Viking melempari batu ke arah kerumunan warga Lamongan yang diduga adalah LA Mania.

Tidak diketahui apakah ada yang luka atau tidak. Yang jelas, para supporter yang didominasi pemuda dengan menggunakan atribut kebesaran Viking itu terlihat berbinar saat memasuki stasiun Kota Bojonegoro.

Kerusuhan di wilayah Lamongan dibenarkan oleh Wakapolres Bojonegoro, Kompol Kartono. Menurutnya, sejak pagi pihaknya telah mendapat informasi kalau kepulangan supporter Persib akan melintas di jalur Bojonegoro.

Sehingga, sebanyak kurang lebih 100 personel gabungan, baik dari Polres Bojonegoro, Polsek Kota dan Polsek Kapas diterjunkan untuk melakukan pengamanan. "Memang benar, kita mendapat laporan dari petugas di Lamongan kalau ada sedikit kericuhan," katanya.

Tidak diketahui siapa yang memulai, tetapi ada lemparan batu ke warga dari oknum supporter yang ada di KA Pasundan. Sehingga, pihaknya berjaga-jaga di stasiun maupun sekitarnya.

Ketakutan aparat akan terjadinya kerusuhan di Bojonegoro akibat ulah supporter Viking nyatanya tidak terjadi. Saat kereta yang mengangkut supporter sampai di stasiun, aparat yang berjaga meminta Viking tidak turun.

Hanya 10 menit saja KA Pasundan berhenti dan langsung kembali berangkat menuju ke kapung halamannya. "Kami memang sengaja meminta supporter untuk tidak turun, hal itu mencegah agar supporter tidak mengambil batu dan melakukan kericuhan yang sama," tegas Kartono.

Sementara itu Kepala Stasiun KA Kota Bojonegoro, Murman menjelaskan, jika para supporter memang tidak boleh turun, kecuali saat berada di stasiun besar. "Kami juga mengkhawatirkan akan terjadi kerusuhan, tetapi aparat kepolisian cukup pro aktif dan mengamankan stasiun secepatnya," lanjutnya.

Menurut Murman, dirinya telah mendapat informasi dari Daops VIII Surabaya kalau KA Pasundan akan melintas di stasiun Bojonegoro. Sehingga, untuk mengantisipasi segala kemungkinan, akhirnya pihak stasiun minta pengamanan dari polisi. "Pengalihan jalur hanya terjadi hari ini saja, sehubungan ada pertandingan sepak bola Piala Indonesia kemarin," sabungnya.

Awalnya KA akan dilewatkan melalui jalur selatan. Tetapi, elemen Viking tidak ingin menembuh jalur tersebut, karena banyak musuh bebuyutan, seperti supporter Solo dan Kediri. Tetapi, karena kedekatam Viking dengan Bonek Mania itulah yang diduga membuat onar di wilayah Lamongan, yang merupakan LA Mania bermukim. [dul/kun]
Share on Google Plus

About 12paz