Share |

Robert Albert Anggap Pertikaian Pemain Persebaya Cuma Trik


Munculnya insiden pemain Persebaya berkelahi, rupanya memantik reaksi Pelatih Kepala Arema Indonesia, Robert Albert. Pria berkebangsaan Inggris yang pernah menangani klub-kub elit di Malaysia itu, menganggap hal itu hanyalah trik belaka untuk memecah konsentrasi tim Arema sendiri.

"Itu sih trik kecil. Di Malaysia, biasanya hal semacam itu kerap dibuat untuk mempengaruhi konsentrasi tim tamu yang akan dihadapinya. Ribut-ribut itu sebenarnya hanyalah gurauan belaka. Jadi, kami tidak terpengaruh akan hal itu," ungkap Robert Albert, Kamis (14/01/2010) usai mendampingi anak asuhnya berlatih di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Menurut penilaian Robert, perang psikis saat ini sengaja diciptakan lewat media. Robert juga menilai apa yang dilakukan Tim Persebaya, tak beda jauh saat Arema Indonesia, melakoni duel seru melawan tim sekota Persema Malang beberapa waktu lalu.

"Lihat saja saat M Kamri dan Roby Gaspar diberitakan saling jotos. Ternyata, hal itu tidak mempengaruhi kosentrasi dan malah membuat kami semangat untuk memenangi jalannya pertandingan," papar Robert.

Robert juga menjelaskan, di media saat ini kubu Bajul Ijo dibelit polemik saat defender mereka Takatoshi Uchida, gelut dengan beberapa pemain lokal seperti Andi Odang, Taufik serta Satrio Syam. "Hal itu memang salah satu cara untuk mencuri perhatian tim lawan. Sehingga, secara psikis, kesolidan tim timpang akibat itu. Padahal, kami sudah mengetahuinya dan mewaspadai jika hal itu, hanyalah trik belaka," katanya.

Untuk menepis dan meyakinkan para pemainnya, Robert pun mewanti-wanti agar tidak gegabah dan tetap tenang menghadapi trik-trik lawan apapun caranya. Selain meningkatkan intensitas berlatih, skuad Singo Edan sejak Senin lalu hingga Kamis petang ini, menambah porsi latihan.

Diharapkan, barisan depan Arema yang dimotori Noh Alam Syah dan M Fachrudin, bisa kembali mengejutkan guna mencuri poin di kandang Persebaya.

Robert pun mengatakan, jika mental dan semangat bertanding anak asuhnya dalam kondisi top form. Selain terus memompa semangat, strategi bermain Singo Edan terus dilakukan untuk memenangkan pertandingan. Termasuk, akan memainkan pola 4-4-2 saat menghadapi anak asuh Danurwindo nanti. "Saya berharap anak-anak bisa bermain lebih sabar lagi. Kenapa, agar tidak terpancing emosi tim musuh. Dengan bermain sabar, akan semakin memudahkan dalam membongkar pertahanan musuh," terang Robert.

Rencananya, Chamelo Roman Cs akan berangkat ke Surabaya Jumat (15/1/2010) besok pagi menggunakan bus. Sesampainya di Kota Pahlawan itu, Robert tetap akan mengintensifkan latihan termasuk menjajal rumput Stadion Gelora 10 November Tambaksari, pada sore harinya. [yog/kun]
Share on Google Plus

About 12paz