
Pelatih Persebaya, Danurwindo secara mengejutkan masuk dalam nominasi pelatih timnas. Padahal prestasi Danur bersama Persebaya kurang begitu mencolok. Hingga kini ia hanya mampu membawa Bajul Ijo nangkring di posisi 10 klasemen sementara.
Memang prestasi Persebaya yang dikomando Danur kurang begitu mencolok. Dari 13 kali main, Bajul Ijo mengalami empat kali menang, empat kali seri dan lima kali kalah. Namun ia berhasil memoles timnya menjadi tim nomor dua yang paling banyak menjebol gawang lawan. Total mereka sudah memasukkan 22 gol dan kemasukan 22 gol juga.
Meski begitu, nama Danur tetap dikaitkan dengan Timnas. Ia menjadi satu di antara nama yang diusulkan untuk meneruskan perjuangan Benny Dolo (Bendol). Selain Danur, masih ada empat nama, Rahmad Darmawan, Abdurrahman Gurning, Junaedi dan Bendol itu sendiri.
Namun menurut Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Rahim Soekasah, dirinya belim bisa mengumumkan siapa yang bakal menjadi penerus Bendol. Dia harus menunggu evaluasi kinerja Timnas dalam Kongres PSSI pada 15-18 Januari mendatang di Bandung.
Kepada beritajatim.com, Kamis (14/1/2010), Danur tidak mau berkomentar seputar kabar yang menyatakan dirinya masuk dalam bursa pelatih Timnas. Nampaknya Danur masih fokus untuk mengangkat prestasi Bajul Ijo. "Saya belum tahu apa berita itu, jadi no comment," katanya singkat.
Danur memang bukan orang baru di Indonesia. Ia pernah menjadi asisten pelatih asal Rusia, Anatoly Polusin dan membawa Indonesia meraih emas untuk terkahir kalinya di SEA Games 1991. Selain itu, ia juga pernah menjadi pelatih kepala Timnas tahun 1995. Danur juga menjadi asisten instruktur AFC untuk kursus lisensi A.[sya/eda]