Share |

La Nyalla : Semen Padang Mundur dari ISL Bukan karena Timnas , Tapi .....

SEMEN Padang urung kembali ke ISL. Menurut La Nyalla Mattalitti, SP mundur bukan karena pemainnya ke timnas.

SP jilat ludahnya sendiri. Mereka menarik keputusan kembali ke Indonesia Super League (ISL) dan pilih bertahan di Indonesia Premier League (IPL) musim depan.

Media ofiser SP Ronny Suhatril menyatakan SP mengubah keputusannya karena tidak bisa memenuhi permintaan PSSI La Nyalla agar SP menarik pemainnya dari timnas PSSI Djohar Arifin Husin yang tampil di Piala AFF 2012.

Alasan itu dibantah langsung La Nyalla, Ketua Umum PSSI pilihan 2/3 anggota sah PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) 18 Maret 2012.
 La Nyalla menegaskan pihaknya tak pernah melarang klub-klub ISL melepas pemainnya ke timnas. Namun, ada syarat, yakni PSSI Djohar harus patuh pada hasil rapat II Joint Committee (JC) PSSI di Kuala Lumpur, Malaysia, 20 September 2012.

Dalam rapat yang difasilitasi AFC itu, disepakati pembentukan dan pengelolaan timnas yang tampil di Piala AFF 2012 Malaysia dan Thailand harus melalui harmonisasi JC PSSI. PSSI Djohar tak patuh, bahkan ingkari kesepakatan itu. Mereka menyebut JC PSSI tidak berwenang mengharmonisasi pembentukan dan pengelolaan timnas.

Sikap itu jelas aneh. Sebab, JC PSSI sendiri dilahirkan bersama buat mencari opsi penyelesaian atas kisruh berkepanjangan yang mencabik-cabik sepakbola Indonesia, termasuk soal timnas.

"Kami izinkan klub-klub ISL memberikan pemainnya ke timnas asalsemua berjalan sesuai kesepakatan yang sudah dijalin. Hasil rapat II JC PSSI kan sudah jelas. AFC sepakat pembentukan dan pengelolaan timnas diharmonisasi JC PSSI. Jika itu dilakukan, klub-klub ISL pasti melepas pemainnya ke timnas," tandas La Nyalla.

"Jadi, bukan karena masalah timnas SP mengubah keputusannya. Kami hanya minta pengakuan dari mereka. Artinya, jika mereka mengakui kepengurusan PSSI yang saya pimpin, mereka tidak lagi mengakui kepemimpinan PSSI Djohar dan tidak akan datang ke Kongres PSSI yang dirancang Djohar di Palangkaraya. Nyatanya, mereka tetap mau datang ke Palangkaraya, tapi mau aman juga posisinya di kami. Itu yang tidak kami inginkan," papar La Nyalla.

Keputusan SP urung kembali ke ISL, lanjut La Nyalla, akhirnya jadi sesuai keinginan klub-klub yang mendukung kepengurusannya. Klub-klub yang mengusung KLB 18 Maret 2012 tidak mau perjuangannya ternoda dengan kehadiran pihak yang hanya cari aman.

"Mereka mengaku senang ISL tidak jadi disusupi klub yang main 2 kaki." pungkas La Nyalla.
ksb/01
Share on Google Plus

About 12paz