Share |

Tebas Papua , Sumut Melenggang ke Final PON XVIII


Tim Sumatra Utara (Sumut) memastikan langkah mereka ke final sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII setelah pada semifinal mengalahkan Papua 2-0 di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Senin.

Gol kemenangan anak asuh Rudi Saari ini tercipta melalui tendangan keras Aidun Sastra Utami menit 37 dan Mohammad Irfan pada menit 72.

Pada final, Sumut akan menghadapi pemenangan pertandingan semifinal lainnya antara Jawa Tengah dan Kalimantan Timur. yang bertanding Senin malam.

Tim Sumut yang sedang membidik emas PON XVIII sejak awal babak pertama langsung melakukan tekanan ke pertahanan Papua. Kondisi sangat efektif karena membuat lawan sulit untuk mengembangkan permainan.

Tekanan yang bertubi-tubi membuat barisan pertahanan Papua sedikit goyah. Bahkan saat Tim Sumut mendapat tendangan pojok pada menit 19, bola langsung mengarah ke gawang. Tapi penjaga gawang Papua, Mario FX Reyaan sigap dalam menangkap bola.

Meski terus ditekan bukan berarti Tim Papua berdiam diri. Anak asuh Ferdinand Fairyo ini sesekali melakukan serangan balik cepat dan mengancam gawang Sumut yang dikawal Abdur Rohim.

Upaya Sumut untuk menciptakan gol akhirnya tiba. Melalui tendangan spekulasi dari luar kotak penalti oleh Aidun Sastra Utami pada menit 37 mampu memperdayai Mario FX Reyyan sehingga membuat kedudukan 1-0 untuk Sumut.

Tertinggal 0-1 membuat Tim Papua bangkit. Jorgen Wayega dan kawan-kawan giliran menekan Sumut. Hasilnya satu peluang emas tercipta menit 41. Hanya saja bola tidak mampu masuk ke gawang meski sudah ditinggalkan oleh Abdur Rohin. Kondisi ini berlangsung hingga babak pertama usai.

Memasuki anak asuh Rudi Saari tidak mengendurkan tekanannya. Bahkan Zukifli langsung mengancam gawang Papua setelah terjadi kemelut di depan gawang, tapi penjaga gawang Papua sigap sehingga gawangnya aman.

Ancaman ke gawang Papua terus terjadi. Serangan dari sisi kanan dan kiri terus dilakukan pemain Sumut. Hanya saja penyelesaiannya belum maksimal. Bahkan pemain Sumut, Zukifli harus menerima kartu kuning karena oleh wasit dinilai melakukan "diving".

Terus ditekan membuat Papua lebih bersemangat. Terbukti anak asuh Ferdinand Fairyo itu bergantian mengurung Tim Sumut. Beberapa peluang menciptakan gol terjadi hanya saja penyelesaiannya kurang akurat.

Terus ditekan Tim Sumut kesulitan mengembangkan permainan. Hanya saja lewat serangan balik yang cepat tendangan spekulasi Mohammad Irfan mampu menjebol gawang Papua setelah bola yang ditangkap Mario FX Reyaan terlepas dan bola masuk ke gawangnya sendiri.

Unggul 2-0 membuat Tim Sumut mulai bermain efektif meski terus ditekan oleh pemain Tim Papua. Pergantian penjaga gawang dari Abdur Rohim pada Ahmad Fauzi ternyata sangat ampuh karena terbukti gawang Sumut tetap aman sampai pertandingan usai.
Share on Google Plus

About 12paz