Persela Lamongan berhasil mempermalukan PSPS Pekanbaru di
Stadion Kuala Kuansing, Senin (7/5/12). Kekalahan ini sekaligus yang
pertama kali dialami tuan rumah di kandang sendiri.
Pertandingan berjalan keras pada awal-awal laga. Bahkan baru memasuki
menit ke-7, wasit Suharto sudah mencabut satu kartu kuning untuk
masing-masing tim.
Selama 20 menit awal laga tidak ada manuver berbahaya yang bisa dibangun kedua tim. Serangan PSPS dan Persela kerap kali terhenti di lini tengah sehingga jarang ada peluang dari dalam kotak penalti.
Memasuki menit ke-24 Persela mendapatkan peluang emas. Menerima sepak pojok, Inkyun Oh berhasil menemukan ruang. Sayang, tandukannya melambung tipis di atas mistar Fauzal Mubaroq.
PSPS tampak kesulitan menembus pertahanan Laskar Joko Tingkir. Meski sudah memasukan Patrice Nzekou, tetap tidak ada peluang emas yang diciptakan Persela.
Bola masih lebih sering berkutat di lini tengah. Kurang tenangnya kontrol pemain kedua tim membuat aliran bola tidak lancar sehingga sama-sama kesulitan menciptakan ancaman. Sampai turun minum skor 0-0 masih bertahan.
Selama 20 menit awal laga tidak ada manuver berbahaya yang bisa dibangun kedua tim. Serangan PSPS dan Persela kerap kali terhenti di lini tengah sehingga jarang ada peluang dari dalam kotak penalti.
Memasuki menit ke-24 Persela mendapatkan peluang emas. Menerima sepak pojok, Inkyun Oh berhasil menemukan ruang. Sayang, tandukannya melambung tipis di atas mistar Fauzal Mubaroq.
PSPS tampak kesulitan menembus pertahanan Laskar Joko Tingkir. Meski sudah memasukan Patrice Nzekou, tetap tidak ada peluang emas yang diciptakan Persela.
Bola masih lebih sering berkutat di lini tengah. Kurang tenangnya kontrol pemain kedua tim membuat aliran bola tidak lancar sehingga sama-sama kesulitan menciptakan ancaman. Sampai turun minum skor 0-0 masih bertahan.
Pertandingan baru menarik disimak di awal babak kedua. Pada menit
ke-47, Nzekou nyaris membobol gawang Persela lewat tendangan bebas,
namun bola masih bisa diamankan kiper Choirul Huda.
Dua menit
kemudian, justru Persela mengoyak jala tuan rumah. Tendangan bebas
Gustavo Lopez bisa diblok kiper Faizal Mubaroq, namun bola memantul ke
kaki kapten Dedi Gusmawan dan bergulir kembali ke gawang PSPS, mengubah
kedudukan menjadi 0-1 untuk Persela.
PSPS nyaris menyamakan
kedudukan pada menit ke-65. Sundulan Agus Cima memanfaatkan umpan silang
Nzekou masih bisa diamankan kiper Choirul Huda. Refleks Huda cukup
cepat meski sundulan dari jarak dekat tersebut sempat mengejutkannya.
Tak
mau dipermalukan tamunya di kandang sendiri, PSPS terus menekan.
Peluang kembali didapat pada menit ke-74 lewat kemelut di depan gawang
Persela. Tendangan Apri Hadi dari jarak dekat hanya menyapu angin karena
bola memantul liar. Choirul Huda akhirnya menghentikan kemelut dengan
mengamankan bola.
Justru Persela yang akhirnya menambah keunggulan
lewat serangan balik. Upaya bek PSPS Michael Orah menyapu umpan jauh
dari lini belakang Persela meleset, membuat Zainal Arifin berdiri tak
terkawal. Dengan tenang, Zainal melambungkan bola ke sudut kanan atas
gawang PSPS, menaklukkan kiper Mubaroq yang sudah mati langkah. Tampilan
papan skor kembali berubah menjadi 0-2 untuk tim tamu.
Persela
kembali melepaskan tendangan ke gawang pada menit ke-78. Sontekan Dedi
Gusmawan dari sudut sempit di sebelah kanan gawang masih bisa dihalau
Choirul Huda.
Tak banyak yang terjadi hingga laga berakhir. Kedudukan tetap 0-2 untuk tim tamu Persela Lamongan.
Dengan
hasil ini, PSPS tetap berada di tempat kesepuluh dengan 30 poin dari 23
kali bermain. Posisi mereka terancam digusur Persiram, yang mengantongi
26 poin dari 20 kali laga. Sementara tambahan tiga poin membawa Persela
naik satu tingkat ke posisi kelima dengan 36 poin dari 23 kali
bertanding. Unggul selisih gol dari Persiba Balikpapan, baru bermain 22
kali.
PSPS Pekanbaru: Fauzal Mubaroq; Michael
Yansen Orah, Ambrizal, Dedi Gusmawan, Gusripen Effendi; Fajar Handika,
Ade Suhenda, Agus Cima, Ko Jae Hyo; April Hadi, Zaenal Arief. Pelatih: Mundari Karya.
Persela Lamongan: Choirul
Huda; Fathurahman, Suroso, Park Chul Yung, Taufiq Kasrun; Jimmy
Suparno, I Gede Sukadana, Irsyad Aras, Gustavo Lopez; Inkyun Oh, Mario
Costas. Pelatih: Miroslav Janu.
Wasit:Suharto

