Share |

Koreografi Lilin Pusamania di Earth Hour


Peringatan Earth Hour atau Jam Bumi yang serentak dilaksanakan di Indonesia, pukul 20.30 hingga 21.30 Sabtu malam tadi, juga dilakukan suporter Persisam Putra, Pusamania.
Kegiatan global yang diprakarsai WWF (World Wide Fund for Nature) dipusatkan Pusamania di tribun ekonomi Stadion Segiri Samarinda. Aksi dimulai dengan membuat koreografi bertuliskan "60+".
Setelah susunan koreografi yang berasal dari lilin tersebut menyala, secara serentak cahaya di Stadion Segiri pun padam.
"Aksi ini memang sengaja kami gelar, karena kami ingin berpartisipasi untuk perubahan iklim di dunia," ungkap Hendrik, dirijen Pusamania.
Earth Hour merupakan kegiatan tahunan yang digelar setiap Sabtu akhir Maret. Kegiatan ini pertama kali digelar di The Sydney Morning Herald 2007 lalu, saat itu 2,2 juta penduduk Sydney berpartisipasi dengan memadamkan semua lampu yang tidak perlu.
Setelah Sydney, banyak kota-kota lain di seluruh dunia ikut berpartisipasi termasuk Indonesia.
"Tahun depan Insya Allah kami kembali melakukan kegiatan seperti ini lagi. Karena kegiatan ini merupakan salah satu hal positif untuk perubahan iklim dunia," pungkas Hendrik. (upi)
Share on Google Plus

About 12paz