Pergantian nahkoda di tubuh Persegres belum berdampak maksimal. Dari
empat pertandingan dipimpin Abdurrahman Gurning, tiga di antaranya
berakhir dengan kekalahan. Terbaru, Heri Prasetyo dan kawan-kawan
menyerah atas PSPS di kandang sendiri, Stadion Petrokimia Gresik dengan
skor tipis 0-1, Kamis (26/4/2012) sore.
Persegres bermain tanpa bola di 10 menit awal babak pertama. Serangan
mereka sangat mudah dibaca oleh anak-anak Pekanbaru. Strategi pelatih
Abdurrahman Gurning dengan menempatkan Gaston Castano sebagai lone
striker tak bisa berkembang. Sebab suplai bola untuk Gaston amat minim.
Ini karena lini tengah tak bermain maksimal.
Gelandang-gelandang kenamaan, seperti Claudio Pronetto, Rahmad Rivai,
Gustavo Chena seperti kebingungan. Mereka justru sering melakukan salah
umpan. Sedangkan PSPS juga bermain monoton. Mereka memilih bertahan
dengan menempatkan dua pemain, yakni Patrice Nzekou dan Zaenal Arif di
depan. Hingga menit ke-20 babak pertama, tak ada satupun peluang emas
yang dicetak kedua tim.
Rasa frustasi pemain Persegres terlihat saat Gustavo Chena terlibat
adu mulut dengan Gaston. Insiden ini dipicu permainan Chen yang terlalu
lama membawa bola. Sehingga suplai untuk Gaston minim. Keputusan Gusning
memasukkan pemain muda Rizky Mirzamah menggantikan Anang Ma'ruf sebagai
bek kanan juga belum berdampak. Rizky tak berani menusuk ke pertahanan
PSPS dan memberikan crossing terukur.
Tuan rumah Persegres benar-benar mandul hingga setengah jam babak
pertama bergulir. Segala peluang, baik lewat bola mati maupun hidup, tak
dapat dikonversi menjadi gol. Bahkan tuan rumah cenderung bermain
individual. Sangat bernafsu mencetak gol, meski ada kawan yang memiliki
posisi lebih baik. Dan, Persegres masih sering melakukan kesalahan
elementer, seperti salah umpan.
Peluang terbaik Persegres baru hadir pada menit ke-38. Beraawal dari
umpan lambung Rizky, bola diterima oleh Gaston. Sayang tandukan eks
penyerang PSS ini masih membentur mistar gawang PSPS. Peluang Persegres
dibalas PSPS di menit ke-40. Meneruskan umpan Zaenal Arif, April Hadi
yang lepas dari jebakan offside kini tinggal berhadapan dengan penjaga
gawang. Sayang aksinya dapat dipatahkan kiper Heri Prasetyo.
Pada menit ke-42, Ko Jae Hyo melepaskan umpan datar ke jantung
pertahanan Persegres. Sayang Zaenal Arif yang berdiri bebas terlambat
mencocor bola. Di menit ke-45, tendangan bebas Patrice Nzekou dapat
ditepis kiper Heri dan menghasilkan tendangan pojok. Lewat tendangan
pojok inilah, April Hadi mencetak gol melalui heading. Persegres
tertinggal 0-1.
Baru tiga menit babak kedua berjalan, pelatih Abdurrahman Gurning
memasukkan David Faristian menggantikan Claudio Pronetto. Hadirnya David
membawa warna bagi lini tengah Persegres. Mereka kini lebih berani
menakan. Pada menit ke-56, terjadi kemelut di depan gawang PSPS. Sayang
sepakan Rahmad Rivadi justru membentur mistar. Ini adalah kali kedua
peluang Persegres digagalkan mistar gawang.
Untuk menyegarkan daya dobrak, Gurning kembali melakukan penyegaran
di lini depan. Marwan Sayedeh dimasukkan menggantikan Rahmad Rivai menit
ke-58. Meski sudah melakukan tiga kali pergantian, permainan Persegres
tak banyak berubah. Mereka masih banyak melakukan kesalahan umpan.
Selain itu lini depan mereka tetap tumpul dan sukar menembus barikade
pertahanan PSPS.
Lepas menit ke-65, Persegres menciptakan tiga peluang melalui Marwan
dan Gaston. Tapi tak satupun yang berbuah gol. Sepertu di babak pertama
lalu, pasukan Persegres terlalu lama membawa bola. Sehingga
pergerakannya dapat dipatahkan anak-anak PSPS. Masuk menit ke-74,
Persegres mendapat tendangan bebas. Kali ini eksekusi Gaston dapat
dipeluk kuper Fauzal Mubaraq.
Pada menit ke-79, pelatih PSPS, Mundari Karya memainkan Zahrul Azhar
menggantikan Ko Jae Hyo. Zahrul adalah pemain depan, sedangkan Ko
seorang gelandang. Di menit ke-83, Rizky melepaskan tendangan spekulasi.
Sayang bola dapat ditepis kiper Fauzal. Selang beberapa saat, terjadi
kemelut di depan gawang PSPS. Namun Gaston tak mampu menyulapnya menjadi
gol.
Pada menit ke-85, Chena memberikan umpan lambung ke arah Gaston.
Sayang arah bola terlalu deras sehingga tak dapat dijangkau striker asal
Argentina itu. Memasuki penghujung laga, PSPS banyak mengolor waktu.
Termasuk ketika kiper Fauzal tersungkur karena bertabrakan dengan
Marwan. Skor 0-1 untuk kemenangan PSPS bertahan hingga wasit Ahmad
Suparman asal Bandung meniup pluit panjang.
