Share |

Alfred Riedl Merasa Betah di Malang

Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, langsung merasa nyaman begitu menginjakkan kakinya di kota Malang. Ia melihat persamaan antara Malang dan kota kelahirannya, Wina, Austria.
Riedl, yang ditunjuk oleh PSSI versi KLB Ancol untuk membentuk timnas, berkunjung ke Malang, Rabu (25/4/12) untuk menyaksikan laga antara Arema Indonesia melawan Persib Bandung. Laga dimenangi Arema dengan skor 2-1.
“Saya suka di sini. Mulai sambutan yang luar biasa di airport hingga perjalanan kemari dan sampai di sini,” ungkap Riedl di salah satu kantor harian lokal besar di Malang.
Riedl, yang datang bersama anggota Komite Eksekutif Djamal Azis dan mantan Deputi Teknis Badan Tim Nasional Iman Arief, disambut ratusan Aremania dan mendapat kalungan bunga serta syal khas tim berjuluk Singo Edan itu.
“Saya tidak bercanda. Saya suka kota ini karena tidak terlalu banyak gedung tinggi. Karena saya sendiri juga berasal dari pinggiran kota,” lanjutnya.
Tak hanya menikmati suasana kota Malang, pelatih berusia 62 tahun itu juga menikmati santapan khas Indonesia, sate kambing muda dan sop kambing muda, di rumah makan milik Bang Saleh, yang cukup sederhana namun cukup terkenal di seantero Malang. Riedl tampak lahap menikmati hidangan tersebut.
Saat ditanya Iman Arief jumlah sate yang telah ia lahap, pelatih menjawab, “Delapan.”
Namun tak lama setelah menyelesaikan makannya, Riedl bergegas keluar dari tempat makan tersebut. “Di sini panas sekali,” katanya.
Share on Google Plus

About 12paz