MARCUS Bent berhasil unjuk gigi di partai perdananya. Ledakan Dua gol berhasil ditorehkan Bent ke gawang Persiwa Wamena, kemarin sore. Dua gol tersebut seakan pembuktian diri jika tidak salah Mitra Kukar merogoh kocek dalam-dalam, untuk mendapatkan service mantan pemain Everton tersebut.
"Ini adalah pertandingan pertama saya di Liga Indonesia. Saya sempat gelisah karena tidak bisa main buat tim ini (Mitra Kukar, Red). Gara-garanya masalah ITC yang terlambat keluar," ujar Bent saat ditemui usai pertandingan.
Apalagi Bent berprinsip dia jauh-jauh dari Inggris ke Indonesia hanya ingin bermain bola. "Saat melihat teman-teman sedang bermain di 2 pertandingan away, saya makin gelisah. Tapi saya merasa bahagia begitu memperoleh kabar jika di pertandingan home saya bisa tampil. Saya semakin bahagia saat debut malah buat 2 gol," ungkap Bent.
Bent berharap bisa menambah pundi-pundi golnya di pertandingan Mitra Kukar lainnya. "Pertandingan hari ini awalnya sangat berat. Tapi saya mulai enjoy begitu bisa membuat gol. Saya akan bermain dan mencetak gol lebih banyak untuk tim ini," tandas Bent.
Sementara itu Manajer Tim Mitra Kukar Ronni Fauzan mengaku sangat mengapresiasi usaha dan kerja keras pemain sepanjang pertandingan. "Pemain sangat kompak dan bisa menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Semua pemain bermain bagus dan menunjukkan kelas mereka," tutur Ronni.
Kemenangan telak Mitra Kukar itu dipersembahkan untuk masyarakat Tenggarong yang selama ini memberikan dukungan. "Kemenangan ini juga kami persembahkan untuk rekan-rekan yang menjadi korban runtuhnya Jembatan Kukar," kata Ronni.
Sebelum pertandingan berlangsung, mengheningkan cipta dilakukan untuk mendoakan korban Jembatan "Golden Gate" Kalimantan. "Kemenangan ini sebagai bentuk jawaban atas dukungan masyarakat Tenggarong selama ini. Mudahan di pertandingan lain Mitra tetap bisa memberikan hasil maksimal seperti hari ini," pungkasnya. (rin/upi.sapos)
"Ini adalah pertandingan pertama saya di Liga Indonesia. Saya sempat gelisah karena tidak bisa main buat tim ini (Mitra Kukar, Red). Gara-garanya masalah ITC yang terlambat keluar," ujar Bent saat ditemui usai pertandingan.
Apalagi Bent berprinsip dia jauh-jauh dari Inggris ke Indonesia hanya ingin bermain bola. "Saat melihat teman-teman sedang bermain di 2 pertandingan away, saya makin gelisah. Tapi saya merasa bahagia begitu memperoleh kabar jika di pertandingan home saya bisa tampil. Saya semakin bahagia saat debut malah buat 2 gol," ungkap Bent.
Bent berharap bisa menambah pundi-pundi golnya di pertandingan Mitra Kukar lainnya. "Pertandingan hari ini awalnya sangat berat. Tapi saya mulai enjoy begitu bisa membuat gol. Saya akan bermain dan mencetak gol lebih banyak untuk tim ini," tandas Bent.
Sementara itu Manajer Tim Mitra Kukar Ronni Fauzan mengaku sangat mengapresiasi usaha dan kerja keras pemain sepanjang pertandingan. "Pemain sangat kompak dan bisa menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Semua pemain bermain bagus dan menunjukkan kelas mereka," tutur Ronni.
Kemenangan telak Mitra Kukar itu dipersembahkan untuk masyarakat Tenggarong yang selama ini memberikan dukungan. "Kemenangan ini juga kami persembahkan untuk rekan-rekan yang menjadi korban runtuhnya Jembatan Kukar," kata Ronni.
Sebelum pertandingan berlangsung, mengheningkan cipta dilakukan untuk mendoakan korban Jembatan "Golden Gate" Kalimantan. "Kemenangan ini sebagai bentuk jawaban atas dukungan masyarakat Tenggarong selama ini. Mudahan di pertandingan lain Mitra tetap bisa memberikan hasil maksimal seperti hari ini," pungkasnya. (rin/upi.sapos)
