Rasa kehilangan Deltamania atas cederannya Budi Sudarsono bakal tidak bertahan lama. Sebab, striker haus gol itu dipastikan bakal sembuh lebih cepat dari waktu yang ditetapkan oleh tim medis.
"Budi sudah keluar rumah sakit. Ternyata cedera yang dialami tidak separah yang dikabarkan oleh tim medis sebelumnya. Jadi, kemungkinan masa penyembuhan Budi juga akan lebih cepat," ujar direktur utama PT Delta Raya Sidoarjo, Mafirion Syamsuddin, kemarin (13/12).
Menurut dia, cedera yang di alami oleh Budi hanya robek pada otot bagian lutut. Sehingga, pemain dengan julukan si ular phyton itu tidak perlu menjalani operasi besar untuk menangani cederanya.
"Saat ini Budi sudah keluar dari rumah sakit, dia dijemput oleh Yudha (manager Deltras, Red). Doakan saja, biar Budi bisa cepat sembuh dan bisa merumput bersama Deltras lagi," ucap pria asal Pekanbaru itu.
Seperti yang diberitakan, tim dokter yang menangani Budi menyatakan bila mantan opemain Sriwijaya FC itu mengalami cedera parah. Bahkan, demi penyembuhannya, Budi harus menjalani operasi besar di Singapura dan Ausralia.
Sementara itu, dalam perkembangan yang sama, Deltras harus menerima berita pahit. Sebab, The Lobster julukan Deltras disanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI karena ikut dalam kompetisi yang dianggap illegal oleh otoritas tertinggi sepak bola tanah air itu.
Deltras tidak sendirian yang dihuku. Tapi ada tujuh klub lain yang juga menerima nasib sama. Antara lain, Persib Bandung, Pelita Jaya, PSPS Pekanbaru, Persisam Samarinda, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar dan Persela Lamongan.
Meskipun begitu, Deltras berencana tidak menggubris keputusan Komdis tersebut. "Buat apa kami menanggapinya. Toh selama ini kami tidak salah, kompetisi yang kami ikutkan pun sesuai dengan amanah kongres di Bali, lantas salah kami di mana," ucap pria berkumis tipis ini. (dik/jpnn/ara)
"Budi sudah keluar rumah sakit. Ternyata cedera yang dialami tidak separah yang dikabarkan oleh tim medis sebelumnya. Jadi, kemungkinan masa penyembuhan Budi juga akan lebih cepat," ujar direktur utama PT Delta Raya Sidoarjo, Mafirion Syamsuddin, kemarin (13/12).
Menurut dia, cedera yang di alami oleh Budi hanya robek pada otot bagian lutut. Sehingga, pemain dengan julukan si ular phyton itu tidak perlu menjalani operasi besar untuk menangani cederanya.
"Saat ini Budi sudah keluar dari rumah sakit, dia dijemput oleh Yudha (manager Deltras, Red). Doakan saja, biar Budi bisa cepat sembuh dan bisa merumput bersama Deltras lagi," ucap pria asal Pekanbaru itu.
Seperti yang diberitakan, tim dokter yang menangani Budi menyatakan bila mantan opemain Sriwijaya FC itu mengalami cedera parah. Bahkan, demi penyembuhannya, Budi harus menjalani operasi besar di Singapura dan Ausralia.
Sementara itu, dalam perkembangan yang sama, Deltras harus menerima berita pahit. Sebab, The Lobster julukan Deltras disanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI karena ikut dalam kompetisi yang dianggap illegal oleh otoritas tertinggi sepak bola tanah air itu.
Deltras tidak sendirian yang dihuku. Tapi ada tujuh klub lain yang juga menerima nasib sama. Antara lain, Persib Bandung, Pelita Jaya, PSPS Pekanbaru, Persisam Samarinda, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar dan Persela Lamongan.
Meskipun begitu, Deltras berencana tidak menggubris keputusan Komdis tersebut. "Buat apa kami menanggapinya. Toh selama ini kami tidak salah, kompetisi yang kami ikutkan pun sesuai dengan amanah kongres di Bali, lantas salah kami di mana," ucap pria berkumis tipis ini. (dik/jpnn/ara)
