Share |

Harbiansyah: Komdis PSSI Pengecut!


Komisaris Utama PT Liga Indonesia Harbiansyah Hanafiah tidak takut dan tidak peduli dengan sanksi yang dilayangkan oleh Komisi Disiplin PSSI. Ia justru menilai Komdis PSSI pengecut dan penakut karena tidak memberikan sanksi pada klub-klub di Papua seperti Persipura, Persiwa, dan Persidafon.

"Saya tidak takut. Mati saja saya tidak takut. Kan kita sudah beda perahu. Dia di IPL, kita di ISL. Itu (sanksi) tidak ada pengaruhnya buat saya. Kecuali kalau warga Samarinda yang meminta saya untuk berhenti baru saya akan berhenti. Lagian tidak ada untungnya juga ngurusin bola, cuma karena hobi saja ini," ucap Harbiansyah, yang ditemui di Sekretariat Persisam Putra Samarinda, Rabu (14/12/2011).

Harbiansyah mempertanyakan sanksi yang dilayangkan Komdis PSSI kepada klub-klub di Papua. Tiga klub di Kaltim yakni Persisam, Persiba, dan Mitra Kukar dikenakan sanksi dan denda. Padahal, lanjut dia, sejak awal tiga tokoh yakni dirinya, Syahril, dan John Banua paling keras melawan kebijakan PSSI.

"Tapi kenapa Papua tidak dihukum atau dikenakan sanksi? Kenapa mesti takut? Berarti Komdis ini pengecut dan penakut. Mereka takut dipanggil SBY," cetus Harbiansyah.

Jika pengurus PSSI mengenakan sanksi terhadap klub-klub di Papua, kata dia, maka tidak menutup kemungkinan akan mempengaruhi isu disintegrasi.

Dalam surat Komdis PSSI Nomor: 09/KEP/KD/IPL/XII-11 tentang hukuman terhadap Harbiansyah. Dalam surat itu, Harbiansyah disebut-sebut bertingkah laku buruk dengan mengaku sebagai komisaris utama PT Liga Indonesia, dan menghasut klub profesional untuk tidak mengikuti IPL.

Harbiansyah dikenakan Kode Disiplin Pasal 57 ayat 1 dan 4, dan dihukum berupa larangan beraktivitas di lingkungan PSSI selama tiga tahun, plus denda Rp 150 juta.

"Saya punya kekuatan apa untuk menghasut. Kan sudah terbukti, Persib ikut ke ISL, Persipura ikut ISL. Dan Semen Padang juga ingin ikut, tapi sudah terlambat karena kompetisi sudah berjalan," bebernya.(*)

Juang Naibaho
Share on Google Plus

About 12paz