Share |

Balotelli- Pacar , Pasangan Berbusana Terburuk


SOSOK Mario Balotelli tidak hanya kontroversial di dalam lapangan, melainkan juga pada kehidupan sehari-hari. Tak jarang, ia berlaku cuek terhadap sekitar sehingga di cap sebagai pria yang kurang memedulikan penampilan. Padahal, sebagai figur publik, ia dituntut untuk bisa menjadi trend maker, terutama di bidang yang paling sederhana, pemilihan fashion.

Dua hari lalu, Super Mario mendapat sematan gelar tidak enak, yakni terpilih sebagai pemakai busana terburuk untuk bulan September 2011. Tidak sendiri, ia bersama sang kekasih, Raffaella Fico, juga dianggap sebagai pasangan yang paling tidak serasi dalam banyak hal, mulai dari gaya hidup, pemilihan fashion saat tampil di muka umum sampai gaya rambut mereka!.

kostum terburuk yang menjadi penyebab Mario Balotelli-Raffaella Fico adalah apa yang mereka kenakan saat berlibur di Milan, awal pekan lalu. Saat itu, sebelum terbang ke Italia, Balotelli meyempatkan diri mampir ke negara asalnya untuk menemani sang kekasih berbelanja.

Saat itu, bomber berusia 21 tahun ini hanya mengenakan celana jins pendek dipadu kaos ketat dengan warna gelap dan aksesoris kalung serta rantai di bagian sabuk celana. Sementara Fico memilih kaos berwarna cerah dengan bagian dada terbuka cukup lebar, plus celana blue jins yang terlihat sudah belel.

Sontak, begitu tertangkap kamera wartawan dan gambar mereka terpampang di dunia maya, respon mencibir langsung keluar dari para pemerhati mode. Sayang, seperti biasa, keduanya sangat cuek. Tak ada komentar panjang kecuali wajah masam yang selalu mereka perlihatkan ketika berhadapan dengan kalangan media.

"Mereka tak ambil pusing dengan pendapat media. Itu memang sudah menjadi ciri khas Mario dan Raffaella. Mungkin unik, tapi di sisi lain memang menyimbolkan sisi negatif," ucap seorang teman dekat keduanya.

Beberapa waktu lalu, Balotelli menyatakan, dirinya memang tak pernah memilih dalam hal pakaian. Baginya, busana sporty sudah cukup untuk menggambarkan kepribadian anak muda, yang memang melekat padanya. "Saya tak ingin terlalu ribet. Jika memang tim menginginkan saya mengenakan jas untuk menghormati klub, pasti akan saya lakukan. Soal di luar sana, tak ada pilihan khusus," ujarnya
Share on Google Plus

About 12paz