
PSPS dipastikan telah memenuhi kuota pemain asing non AFC karena telah mencapai kesepakatan dengan Dzumafo Epandi Herman (Kamerun), Ali Khadafi (Togo) dan Leonardo Adrian Veron (Argentina).
Untuk itu, saat ini PSPS fokus memburu satu pemain asing AFC guna memenuhi satu kuota yang ditetapkan PSSI.
Keinginan untuk merekrut satu pemain asing AFC ini juga diungkapkan pelatih PSPS, Mundari Karya.
“Saat ini, kami memang perlu satu pemain asing lagi, khususnya dari Asia. Sementara posisi yang akan diisi nantinya adalah lini belakang atau bisa jadi gelandang,” ujarnya k, Senin (19/9).
Namun, Mundari belum bisa menyebutkan nama pemain yang diincar tersebut. Pasalnya, sebagian besar pemain AFC yang berkualitas banyak yang sudah direkrut tim besar.
“Yang jelas pemain tersebut harus memiliki visi bermain yang bagus dan dapat bekerja sama dengan tim secara keseluruhan,” jelasnya.
PSPS sempat kedatangan pemain AFC asal Korea, Li Ming. Namun, PSPS batal merekrutnya karena agen pemain tersebut mendesak agar PSPS segera mengikatnya dengan kontrak paling lambaT, Senin (19/9). Alhasil, pemain sayap kiri yang ikut seleksi sejak Rabu (14/9) pekan lalu tersebut dipulangkan Ahad (18/9).
PSPS tak berani merekrut pemain tersebut karena Li Ming belum teruji secara mental dan fisik. Ya, selama Li Ming ikut seleksi, PSPS belum pernah melakukan uji coba. Mundari hanya menggelar games internal di Stadion UIR Marpoyan.
‘’Kualitas Li Ming memang bagus. Tapi visi bermainnya belum nampak. Apalagi dia baru pertama kali main di Indonesia. Kami tak bisa membuat keputusan dengan cepat seperti yang diminta agennya. Kalau salah pilih bisa blunder nanti. Beda dengan Ali Khadadi dan Leonardo Veron yang sudah diketahui cara bermainnya,’’ ujar asisten pelatih PSPS, Afrizal.(*2/aga)
Untuk itu, saat ini PSPS fokus memburu satu pemain asing AFC guna memenuhi satu kuota yang ditetapkan PSSI.
Keinginan untuk merekrut satu pemain asing AFC ini juga diungkapkan pelatih PSPS, Mundari Karya.
“Saat ini, kami memang perlu satu pemain asing lagi, khususnya dari Asia. Sementara posisi yang akan diisi nantinya adalah lini belakang atau bisa jadi gelandang,” ujarnya k, Senin (19/9).
Namun, Mundari belum bisa menyebutkan nama pemain yang diincar tersebut. Pasalnya, sebagian besar pemain AFC yang berkualitas banyak yang sudah direkrut tim besar.
“Yang jelas pemain tersebut harus memiliki visi bermain yang bagus dan dapat bekerja sama dengan tim secara keseluruhan,” jelasnya.
PSPS sempat kedatangan pemain AFC asal Korea, Li Ming. Namun, PSPS batal merekrutnya karena agen pemain tersebut mendesak agar PSPS segera mengikatnya dengan kontrak paling lambaT, Senin (19/9). Alhasil, pemain sayap kiri yang ikut seleksi sejak Rabu (14/9) pekan lalu tersebut dipulangkan Ahad (18/9).
PSPS tak berani merekrut pemain tersebut karena Li Ming belum teruji secara mental dan fisik. Ya, selama Li Ming ikut seleksi, PSPS belum pernah melakukan uji coba. Mundari hanya menggelar games internal di Stadion UIR Marpoyan.
‘’Kualitas Li Ming memang bagus. Tapi visi bermainnya belum nampak. Apalagi dia baru pertama kali main di Indonesia. Kami tak bisa membuat keputusan dengan cepat seperti yang diminta agennya. Kalau salah pilih bisa blunder nanti. Beda dengan Ali Khadadi dan Leonardo Veron yang sudah diketahui cara bermainnya,’’ ujar asisten pelatih PSPS, Afrizal.(*2/aga)
