
Berlaga di kandang lawan bukan berarti beban bagi Persipura. Mutiara Hitam justru termotivasi jelang laga kedua babak delapan besar Asian Football Confederation (AFC) Cup di Franso Hariri Stadium, hari ini.
Penyerang Persipura Jayapura Titus Bonay mengatakan kendati Persipura takluk 1-2 di Stadion Mandala lewat gol penyerang Nabeel Sabah dan Muslim Mubarak, tidak menyurutkan tekad Persipura memetik kemenangan.
“Itu bukan masalah.Kami memang kalah di kandang pada pertandingan pertama,namun itu bukan ukuran untuk kembali menuai kekalahan. Justru,hal tersebut akan menjadi motivasi berlipat untuk membalikkan keadaan di kandang lawan,”kata Bonay seperti dilansir Antara. Menurut Bonay,Arbil SC boleh saja merasa di atas angin dan menganggap remeh Persipura.Namun,Mutiara Hitam, Bonay menyebutkan,sama sekali tidak takut menghadapi pasukan Ayoub Od Bacham.
“Kami termotivasi membalikkan keadaan di kandang lawan.Arbil SC perlu mengerti sepenuhnya bagaimana kekuatan Persipura.Hasil 1-2 Stadion Mandala lalu bukan berarti kami bermain buruk,namun saat itu ada kekurangan dan kini telah dipahami oleh seluruh pemain,”sebutnya. Menyinggung soal cuaca,dikatakannya, untuk cuaca di Irak,memang panas,namun cuaca bukan masalah.Adapun yang utama adalah tekad dan kemauan untuk meraih hasil maksimal.
“Kami tidak ingin pergi tanpa hasil.Jadi,kami akan mengeluarkan semua kemampuan terbaik kami.Kami ingin kemenangan tanpa perpanjangan waktu.Tuhan dan doa seluruh masyarakat Papua ada bersama kami,”ucapnya. Sementara Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago mengatakan,perjalanan timnya ke Irak tidak memengaruhi performa tim dalam bertanding.Menurut dia, Persipura memang memilih berangkat menjelang pertandingan agar tim tidak terlalu lama berada di Irak.Dengan begitu, saat tim tiba di sana tepat waktu dan langsung bermain dengan jeda satu hari.
“Perjalanan tidak akan memengaruhi kondisi tim.Kami juga sudah menggambarkan kepada pemain seperti apa perjalanan nanti supaya mereka bisa mengerti,”katanya.“Jika dilihat tim lawan, mereka juga datang ke Jayapura dengan kondisi yang lelah,namun bisa mendapat hasil.Kalau mereka bisa melakukan itu, kenapa kami tidak bisa melakukan hal yang sama.Itu adalah contoh yang baik dari lawan,”ujarnya.
Jacksen menambahkan,menempuh perjalanan jauh bukanlah hal yang baru bagi Persipura.Hal yang sama pernah dialami Mutiara Hitamsaat bertandang ke Vietnam menghadapi Song Lam An Nga di babak 16 besar AFC lalu. “Bahkan,saat itu lebih parah lagi.Tim kami bagi dua grup saat akan berangkat,namun sukses.Kami berharap meski kali ini persoalan kami datang hampir tepat waktu,namun tidak akan memengaruhi kami,”katanya. “Sekarang ini momennya pengorbanan dan mengeluarkan semua kemampuan yang kami miliki karena bukan saatnya berpikir untuk hal-hal di luar teknik lagi,”tandasnya.
Sementara Pelatih Arbil Ayoub Od Bacham mengaku tetap waspada dengan kekuatan Persipura kendati sukses memetik kemenangan di kandang lawan.“Saya belum tetapkan akan menyerang atau defensif mempertahankan keunggulan.Mereka tim kuat dan kami harus hati-hati untuk lolos ke semifinal,”katanya. antara/decky irawan jasri
