Share |

Prioritas Utama Arema Harus Pelunasan Gaji


Kompleksitas persoalan di tubuh Arema FC Malang belum juga reda.Rencana akuisisi klub yang diharapkan memperbaiki situasi finansial juga belum menemui titik final.


Pemain pun tak berharap terlalu muluk dari kondisi ini. Para pemain Arema hanya berharap kewajiban manajemen membayar gaji bisa secepatnya terealisasi.Sebab,sudah 2,5 bulan terakhir belum ada tandatanda transfer bakal dilakukan. Rekening amunisi klub berjuluk Singo Edanpun masih kosong melompong. ”Jujur saja kondisi finansial memengaruhi konsentrasi pemain.Kami juga mempunyai kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi.Apalagi,kami mulai memasuki akhir kompetisi yang hasilnya sangat memengaruhi hasil akhir,”kata gelandang Arema FC Ahmad Bustomi. Jangkar timnas Indonesia ini menyadari,manajemen terus mengupayakan solusi atas persoalan yang mendera klubnya.

Salah satunya menawarkan klub ke investor.Namun, Bustomi tak ingin manajemen terlena dengan harapan memperoleh investor. Di internal Arema,pemain tidak ingin pecah konsentrasi hanya karena belum menerima hak selama 2,5 bulan.Apalagi, tim tengah dalam kondisi buruk dengan rentetan kekalahan dan ingin secepatnya bangkit. ”Saya dan pemain lain tak nyaman dengan situasi sekarang,yakni selalu kalah di lima pertandingan.Kami ingin secepatnya kembali mendapatkan kemenangan.Semoga manajemen merespons dengan baik,”imbuh pemain kelahiran Jombang ini. Arema yang masih tersangkut di posisi kelima klasemen sementara, membutuhkan beberapa kemenangan untuk bisa mencapai target finish sebagai runner-up.

Jika persoalan gaji terus berlarut,dikhawatirkan bakal menghambat misi Singo Edan. Media OfficerArema FC Sudarmaji mengungkapkan,persoalan gaji menjadi prioritas manajemen.”Yang pasti, manajemen juga tak tinggal diam. Menawarkan Arema ke investor termasuk langkah menyelesaikan persoalan gaji pemain,”cetusnya. ●kukuh setyawan
Share on Google Plus

About 12paz