Kian kusut. Dua kata tersebut, merupakan gambaran sepak bola nasional kini. Sejengkal lagi Komite Normalisasi menggelar kongres, sebanyak 40 pemilik suara menelurkan mosi tidak percaya.
"Kami telah menerima 40 surat mosi tidak percaya. Mungkin, nanti malam jumlahnya bisa mencapai 60 surat. Mosi itu lahir karena ketidakpercayaan pemilik suara atas kinerja KN," jelas Presiden Bontang FC, Udin Mulyono, kepada wartawan, Rabu (18/5).
"Awalnya, KN menibulkan nuansa apik dan indah. Namun, sejalannya waktu pak Agum (Agum Gumelar) sebagai ketua KN tak menjalankan tugasnya sesuai statuta FIFA. Lebih baik mundur atau dimundurkan," tambah Udin.
Lebih lanjut Udin mengatakan, pemilik suara yang mengajukan mosi tidak percaya di antaranya: Persijap Jepara, PSPS Pekanbaru, Persiba Balikpapan, Bontang FC, Pengprov Sumatera Barat, Persiba Bantul, Persipura Jayapura, Mitra Kukar, Pengprov Sumatera Barat, dan Persidafon.
"Mosi tidak percaya lahir, karena tidak percaya atas KN. Agum telah gagal melaksanakan tugasnya sebagai ketua Komite Normalisasi. Tidak lagi sesuai dengan kesepakatan kongres tanggal 14 April lalu," pungkasnya.

