Share |

SFC Menunggu Buah Revolusi Tim


Musim 2010/2011 menjadi ajang pertaruhan manajemen Sriwijaya FC (sfc). Patut ditunggu hasil perombakan besar-besaran yang dilakukan kepada the winning team.

Musim lalu,Laskar Wong Kitohanya finis di peringkat 8 IndonesiaSuperLeague(ISL). Prestasi itu menurun dari sebelumnya di mana SFC nangkring di posisi kelima klasemen akhir ISL 2008/2009. Namun, yang membanggakan, SFC berhasil mempertahankan supremasi di ajang Piala Indonesia (PI) 2010.Namun,tampaknya halitu tidak cukup bagi manajemen yang menginginkan prestasi double winnersmusim 2007/2008 terulang kembali.Dampaknya Rahmad ‘RD’ Darmawan yang telah membawa SFC meraih empat gelar (satu Divisi Utama,tiga Piala Indonesia) dalam tiga musim terakhir didepak dari kursi kepelatihan.

Padahal pelatih asal Metro, Lampung, itu masih memiliki kontrak dengan SFC hingga akhir musim 2010/ 2011. Sebagai penggantinya, manajemen mendatangkan mantan pelatih timnas Indonesia Ivan Venkov Kolev. Menanggung beban berat untuk menyamai bahkan melebihi prestasi RD, pelatih asal Bulgaria tersebut mengaku siap menjalani tugasnya dengan baik.“Saya sudah lama menjadi pelatih. Tekanan untuk mendapat prestasi itu biasa bagi saya.Yang penting adalah persiapan tim menghadapi kompetisi,” ujar Kolev menanggapi harapan pendukung SFC kepadanya. Hengkangnya RD membuat gerbong pemain SFC bergerak.Ada yang mengikuti sang pelatih. Ada pula yang mencoba peruntungannya di klub baru.

Praktis di skuad SFC sekarang hanya tersisa lima pemain lama, yakni Ferry Rotinsulu, Bobby Satria, Ponaryo Astaman, Arif Suyono, dan Keith Kayamba Gumbs. Hal itu membuat Kolev harus bekerja keras membangun skuad yang kompetitif guna mengarungi musim 2010/2011.Bukan hanya untuk tampil di ISL dan PI. SFC juga harus menyiapkan skuad yang akan diturunkan di Liga Champions Asia. Beruntung perekrutan pemain berjalan lancar. Perginya pemain bintang yang menjadi pilar musim lalu seperti Zah Rahan Krangar, Richard Anoure Obiora, Charis Yulianto, Isnan Ali, Ambrizal, dan Tony Sucipto, bisa ditutupi pemain berkualitas seperti Budi Sudarsono, Park Jung-hwan, Claudiano Alves dos Santos,Rachmat Latief,Firman Utina, M Ridwan, Oktovianus Maniani,dan Mahyadi Panggabean.

Bukan hanya pemain bintang, skuad SFC musim ini pun memberi porsi lebih besar kepada pemain muda berbakat yang telah lolos seleksi ketat ala Kolev. (iwan setiawan)
Share on Google Plus

About 12paz