Share |

Persija Lunasi Uang Muka


Persija Jakarta sudah menyelesaikan beban administrasi secara keseluruhan.Bukan hanya sign contract,manajemen klub ini juga sudah membayar down payment(DP) pemain secara penuh.

Klub berjuluk Macan Kemayoran itu sudah menjalani persiapan pramusim dengan tenang. Rangkaian proses administrasi perekrutan pemain sudah selesai. Mayoritas pemain sudah sign contract pada Senin (6/9). Persija tinggal menunggu tanda tangan duo asing Gregory ’Greg’ Junior Nwokolo dan Eric Arsene Bayemi Maemble. Greg baru dijadwalkan melakukan teken kontrak pada Kamis (9/9).Lalu Bayemi menyusul secepatnya. Asisten Manajer Persija Ferry Indra Syarief mengungkapkan, klubnya sudah menyelesaikan beban DP sebesar 25% dari total kontrak pemain.Uang muka itu tak lagitandajadi,tapisudahmengikat. ”Semua kewajiban administrasi kepada pemain sudah diselesaikan semalam (kemarin).

DP sudah dibayarkan.Tinggal Greg dan Bayemi yang belum sign contract. Mereka tetap tidak bisa datang sesuai jadwal. Mungkin baru Kamis besok,”kata Ferry kemarin. Musim lalu Persija menghabiskan anggaran sekitar Rp3,7 miliar untuk membayar DP pemain.Total dana Rp14,657 miliar mereka investasikan untuk membangun kekuatan pada musim 2009/2010. Namun,pembayaran DP waktu itu tidak bisa sekaligus karena masalah pendanaan. Kini, manajemen Persija masih enggan menyebutkan total DP yang dibayarkan. Hanya, rata-rata kontrak pemain naik 10%. Banderol Bambang ’Bepe’ Pamungkas adalah Rp1,1 miliar dan diperkirakan mendapatkan DP sebesar Rp275 juta.

Nilai uang muka untuk Greg diperkirakan mencapai Rp337 juta lantaran dikontrak Rp1,35 miliar dengan durasi satu musim. ”Kami masih memiliki sisa dana. Uang tersebut yang kami gunakan untuk mengikat kontrak pemain dan membiayai persiapan tim.Kami berharap tim bisa juara. Tapi, Persija sampai hari ini (kemarin) belum menerima dana ABT (anggaran belanja tambahan) dari pemprov.Dana itu belum juga dicairkan,”lanjutnya. Pada Djarum Indonesia Super League (ISL) musim lalu, Macan Kemayoran finis di peringkat 5 dengan nilai 28 dari 34 pertandingan.

Didukung anggaran pemain terbesar kedua setelah Persisam Putra Samarinda, mereka tetap kalah bersaing dari Arema Indonesia, Persipura Jayapura,dan Persib Bandung.Musim lalu Arema menghabiskan anggaran Rp9,924 miliar untuk memastikan status juara. Pada putaran pertama Djarum ISL 2010/2011, Persija memang sudah digaransi mendapatkan subsidi ABT, meski nilai pastinya masih dirahasiakan.Namun, mereka sebelumnya mengajukan proposal pengajuan anggaran sebesar Rp15,5 miliar. ”Persija sebenarnya masih menyisakan beberapa masalah.Tapi, saat ini kami tetap fokus di tim. Status penunjukan manajer menjadi kewenangan pemprov.

Bagi kami, yang terpenting tim tetap bisa menjalankan persiapan dengan baik,”lanjut Ferry. Uang muka pemain sudah beres, tapi status manajemen Persija saat ini masih menyisakan polemik. Sebab, manajemen versi Ketua Umum (Ketum) Persija Toni Tobias tetap mendaftarkan Effendi Anas sebagai manajer.Namun, pria yang akrab disapa Effan itu sebelumnya menyatakan mundur sehingga manajer tim tetap menjadi tanggung jawab Harianto Badjoeri. Tapi, keterangan dari agen pemain Edi Syahputra menyatakan manajemen Persija sudah melunasi seluruh DP pemain.Pengesahan bukti kontrak pemain, kata pemilik agensi pemain Ligina Sportindo,dilakukan Badjoeri. (wahyu argia)
Share on Google Plus

About 12paz