Share |

Senin ,Fatih Terim Kunjungi Jakarta


Rumor bahwa Fatih Terim bakal melatih timnas Indonesia bisa jadi bukan isapan jempol. Setelah Menpora Andi Mallarangeng bertemu dengan pemerintah Turki, Terim dikabarkan tertarik menangani timnas Merah Putih. Bahkan, jika tidak ada perubahan, Senin nanti (26/7) Terim berkunjung ke Jakarta.

"Sekitar dua pekan lalu, Menpora bertemu dengan Terim. Berdasar pembicaraan awal, dia tertarik datang ke Indonesia. Selanjutnya, PSSI melanjutkan upaya untuk mendatangkan Terim ke Indonesia. Tapi, sifatnya masih personal. Ini baru tahap penjajakan, belum negosiasi," ujar Ketua Umum (Ketum) PSSI Nurdin Halid.

Menurut dia, dalam kedatangan kali ini, mantan pelatih AC Milan itu ingin mengetahui kondisi sepak bola Indonesia. "Selama dua hari, dia akan memantau kondisi sepak bola Indonesia. Rabu nanti (28/7), Terim akan melakukan pertemuan resmi dengan PSSI," ujar Nurdin.

Dia mengakui, upaya mengontrak Terim sebagai pelatih timnas Indonesia tidak mudah. "Kendalanya tidak hanya soal harga dan biaya, tapi juga kondisi sepak bola Indonesia. Terim terbiasa menangani pemain Eropa yang mapan. Sedangkan konsep timnas Indonesia pasti berbeda dengan benak Terim," papar Nurdin.

Hal serupa dikatakan Sekjen PSSI Nugraha Besoes. Ide memboyong Terim, kata dia, merupakan usul bagus buat perkembangan sepak bola tanah air. Namun, PSSI merasa berat jika harus sendirian memboyong Terim ke Indonesia.

Sebagai gambaran, saat PSSI hendak menggendeng pelatih asal Belanda Ruud Krol, PSSI berpikir keras. Sebab, Krol ketika itu meminta gaji USD 80 ribu per bulan atau sekitar Rp 724 juta.

Demikian juga ketika PSSI hendak menggandeng Riedl. PSSI harus berkali-kali bernegosiasi dengan pelatih asal Austria itu. Lantaran bayaran yang terlalu mahal, akhirnya PSSI gagal mengawinkan Riedl dan Krol di kursi kepelatihan. Hanya Riedl yang akhirnya sepakat melatih timnas Merah Putih. "Nah, jika menggaji Ruud Krol saja berat, apalagi membayar gaji Terim?" tutur Besoes.

"Sejauh ini kami belum berkomunikasi dengan Fatih Terim. Namun, PSSI sudah membicarakan ini dengan Menpora. Ketum (Nurdin Halid) dan Menpora sepertinya sudah melakukan pembicaraan. Tapi, kalau Fatih Terim benar-benar jadi datang (dengan bantuan pemerintah), saya berharap jangan hanya sebentar. Minimal empat tahun," papar Besoes.

Siapa sebetulnya Terim ? Pelatih kelahiran 4 September 1953 itu pernah sukses menangani timnas Turki. Prestasi tertingginya adalah membawa Turki menembus semifinal Piala Eropa 2008. Prestasi ini mem­buatnya dinobatkan sebagai pelatih terbaik Piala Eropa 2008. Selain itu, Terim mendapat penghargaan sebagai pelatih terbaik versi World Soccer Magazine dan Eurosport.

Terim mengawali prestasinya saat menangani timnas Turki U-21 pada 1990-1993. Setelah itu, dia dipercaya menakhodai tim senior Turki pada 1993-1996. Tiga tahun meramunya, Terim membawa Turki kali pertama lolos dari babak kualifikasi Piala Eropa 1996. (ali/c8/diq)

Profil

Nama : Fatih Terim

Lahir : 4 September 1953.

Tmpt lahir : Adana, Turki

Tinggi : 1,72 m

Posisi saat bermain: Belakang

Karir Bermain

Klub junior :

1953-1969 : Adana Demirspor

Karir klub senior :

1969-1974 : Adana Demirspor

(tampil 125/gol 25).

1974-1985 : Galatasaray (327/129).

Tim nasional :

1971 : U-19 (7/0)

1973-1975 : Turki U-21 (10/0)

1975-1985 : Turki (51/2)

Karir Melatih:

Klub :

1987-1989 : MKE Ankaragucu

1989-1990 : Goztepe

1993-1996 : Turki

1996-2000 : Galatasaray

2000-2001 : Fiorentina

2001-2002 : AC Milan

2002-2004 : Galatasaray

Timnas :

1990-1993 : Turki U-21

2005-2009 :Turki Senior
Share on Google Plus

About 12paz