Share |

Persela Perpanjang Kontrak Sukadana


Manajemen Persela Lamongan pernah menjanjikan bakal memasrahkan kebutuhan pemain kepada pelatih terpilih. Namun, pelatih belum direkrut, manajemen tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu sudah memastikan memerpanjang kontrak dua pemainnya untuk berlaga di Indonesia Super League (ISL) musim depan.

Setelah resmi mempertahankan stopper asal Brasil Fabiano Rossa Beltrame, manajemen Persela memastikan memerpanjang kontrak gelandang I
Gde Sukadana.

Menurut Bendahara Persela Yuhronur, manajemen sudah melakukan pembicaraan dengan gelandang mungil asal Pulau Dewata Bali itu kemarin. Pemain yang pada musim kompetisi lalu bernomor punggung 44 tersebut dinyatakan secara tertulis siap kembali memerkuat skuad tim kebanggaan warga Lamongan ini. ''Meskipun secara resmi belum teken kontrak, tapi di antara kita sudah ada kesepakatan, '' katanya.

Sukadana sendiri mengakui kalau pada ISL musim depan dia tetap akan membela Persela. Hal itu dipastikan dengan bukti kedatangannya ke Lamongan untuk memenuhi panggilan Persela. Setelah bertemu manajemen tim, dia mengaku sudah sekitar sembilan puluh persen akan membela Persela. ''Saya memang tetap senang bermain di Persela. Buktinya sekarang saya ada di Lamongan kan,'' tuturnya.

Sebenarnya,lanjut Sukadana, dia juga sempat ditawari seorang agen untuk diajak bergabung di Persib Bandung. Saat itu, dia menjawab kalau tenaganya masih dibutuhkan Persela, maka dia tetap akan di Persela. Kalau tidak, mungkin dia akan menerima tawaran tersebut. ''Buktinya, Persela masih menginginkan saya dan saya masih ingin di Persela,'' imbuhnya. Selain Sukadana, manajemen Persela belum berani mengungkapkan siapa saja pemain yang bakal menyusul untuk diperpanjang kontraknya.
Disinggung soal pelatih, Yohronur belum bisa menginformasikan. Alasannya, pembicaraan dengan pelatih yang diinginkan sampai sekarang belum ada titik temu. ''Tapi, mudah-mudahan minggu ini sudah ada titik terang siapa pelatih Persela untuk musim kompetisi mendatang ini. Pelatih asing atau lokal, kita lihat saja nanti,'' ujarnya.

Fokus mencari pelatih kepala juga ditegaskan Ketua Harian Persela Fadeli. ''Selama kita belum memastikan pelatih kepala, tentu kita tidak berani menentukan
yang lain,'' katanya. Menurut dia, manajemen hingga kemarin belum membahas asisten pelatih, baik asisten pelatih umum, fisik, maupun kiper. Pemenuhan asisten itu tidak bisa ditentukan manajemen. Melainkan pelatih kepala nantinya. Menurut dia, urusan asisten pelatih beserta perangkat yang lain lebih mudah. Alasannya, asisten pelatih tidak menentukan persyaratan utama bagi peserta ISL nantinya. ''Apalagi kita juga sudah mengantongi nama-nama siapa saja yang nantinya pantas menjadi asisten pelatih, pelatih fisik maupun pelatih kiper,'' tuturnya. ''Mudah-mudahan dalam minggu ini untuk urusan pelatih beres dan yang lain akan mengikutinya,'' imbuh calon bupati terpilih yang bakal dilantik 9 Agustus mendatang tersebut.
Share on Google Plus

About 12paz