
Ketua Panpel Persipura, Benhur Tommy Mano mengatakan dari hasil penjualan tiket pertandingan home Persipura tanggal 19 Juli mendatang di Stadion Mandala Jayapura, sebagiannya akan disumbangkan kepada korban gempa di Serui dan Yapen. Ini disepakati dari hasil koordinasi dengan seluruh komponen termasuk Persipuramania, pengamanan dan pihak lain yang masuk dalam panitia pelaksana di kediaman Tommy Mano, Rabu kemarin.
“Persiapan Panpel untuk menggelar laga kandang bisa dibilang sudah 99,99 persen, tinggal pelaksanaannya saja dan nantinya dari hasil penjualan tiket akan kami sumbangkan kepada korban gempa,” katanya usai rapat koordinasi Panpel Persipura kemarin. Secara teknis dikatakan tak ada perubahan mendasar yang dilakukan Panpel pada pertandingan home nanti. Baik harga karcis maupun pengamanan dikatakan telah siap dan tidak berubah seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya.
“Untuk harga karcis kami pastikan tidak ada perubahan sama seperti harga saat ISL. Untuk non sheet Rp 15.000, tribun barat dan utara Rp 50.000, VIP bagian bawah Rp 75.000 dan VVIP Rp 150.000. Untuk pengamanan ada 250 personil gabungan yang kami siapkan,” bebernya. Rencananya kedatangan tim tamu Pelita Jaya Karawang jatuh pada tanggal 17 Juli dan mengambil penginapan di Hotel Tirta Mandala. Kick off sendiri dipastikan dilakukan pukul 15.30 WIT dan Tommy berharap semua penonton bisa menunjukkan kedewasaan sebagai pendukung Persipura. “Memang kami akan perketat di pintu masuk tapi akan lebih bijak jika menyadari bahwa kita sebagai tuan rumah harus menjadi tuan rumah yang baik,” tandasnya.
Sementara ditemap yang sama, Koordinator Persipura Mania, Irawan meminta agar para pendukung dan pecinta Persipura bisa memberikan dukungan menggunakan hati dengan memerahkan Stadion Mandala. “Kami berharap mereka yang datang bisa mengenakan kostum merah. Tidak cuma itu sebisa mungkin jangan lagi ada pelemparan ke lapangan,” imbuh Irawan. (ade/wen)
