
Pemain incaran utama skuad Persema, Herman Dzumafo sudah lepas. Bomber asal Kamerun tersebut lebih memilih bertahan di klub lamanya, PSPS Pekanbaru untuk musim depan. Walhasil, kubu Laskar Ken Arok pun kini ganti berharap kepada Daniel Wansi agar bisa direkrut manajemen Persema.
Pelatih Persema, Timo Scheunemann ngidam pemain yang punya dua nama di tengah Jules Oscar itu. Dari hasil pemantauan dari rekaman video penampilannya, Daniel adalah penyerang serba bisa yang berkualitas dan haus gol. So, pemain berusia 28 tahun ini dinilainya akan mendukung skema permainan yang diterapkan Timo di Persema, musim ini.
‘’Jika kita main pakai pola 4-4-2, Daniel bisa menempati posisi striker. Tapi, saat kita ganti pakai pola 4-1-4-1, dia bisa kita mainkan di posisi gelandang serang sayap. Sebab saat main di klub lamanya, Daniel juga biasa bermain di posisi gelandang sayap, selain posisi aslinya striker,” ujar Timo kepada Malang Post, kemarin.
Pelatih berlisensi A UEFA ini menegaskan, Daniel bukan sebagai pemain alternatif menyusul kegagalan memboyong Dzumafo ke markas Laskar Ken Arok. Mantan bomber Al-Nasr Arab Saudi itu memang masuk dalam skema kerangka amunisi Persema musim depan. Karenanya, Timo sangat berharap Daniel bisa mengenakan kostum kebesaran Persema musim depan.
Sosok Daniel sangat penting bagi Persema, terlebih jika sampai satu pemain lokal incaran, Arif ‘Kecenk’ Suyono gagal tercapai deal kontrak. Selain itu, Timo juga mempertimbangkan keberadaan striker anyar yang juga dari tawaran agen Daniel, Francis Yonga, yakni Guy Bertrand Ngon Mamoun (Kamerun). Pemain berusia 27 tahun ini tercatat baru saja bermain KV Turnhout , EXQI-League (Belgia). ‘’Saya akan lihat dulu kualitas Ngon. Jika memang bagus, kita bisa mempertimbangkannya untuk diikat,” tambah Timo.
Sementara itu, Francis Yonga jusru mengaku sudah tercapai deal harga kontrak kedua pemainnya itu dengan manajemen Persema. Kesepakatan itu tercapai setelah melakukan meeting sekaligus negosiasi kontrak dengan Ketua Umum Persema, Peni Suparto yang didampingi tim Empat Persema di Guest Host, Jumat (16/7) malam. So, Daniel dan Mamoun akan segera resmi mengenakan kostum kebesaran Persema.‘’Sudah Ok soal harga, tinggal proses untuk datangkan mereka ke Malang,” tegas Yonga , terpisah. (poy/nug/malangpost)
