
Dengan kondisi yang sama-sama timpang,Arema Indonesia dan Persib Bandung bakal melakoni leg pertama babak 8 besar Piala Indonesia 2010 di Stadion Kanjuruhan sore ini.
Kehormatan Arema sebagai jawara Liga Super 2009/2010 bakal dipertaruhkan pada laga ini.Apalagi, kondisi Singo Edan sedang kurang kondusif menyusul berbagai masalah internal yang menghantam.Isu tidak sedap terkait keterlambatan pembayaran gaji dan bonus pemain serta sudah habisnya masa kontrak sejumlah pemain akan menjadi beban tersendiri bagi Pelatih Robert Rene Alberts dalam membawa timnya menghadapi Persib sore ini.
Ironisnya, bukan hanya badai masalah di internal tim yang mengikis kekuatan Singo Edan kali ini.Robert juga dipusingkan dengan cederanya striker asal Singapura Noh Alam Shah, yang selama ini selalu menjadi andalan juru gedor tim kebanggaan Aremania ini. Sektor lapangan tengah juga dipastikan mengalami penurunan kekuatan, karena tidak adanya Esteban Guillen yang sudah habis masa kontraknya.
Kepulangan kapten Pierre Njanka ke Prancis karena ada urusan keluarga menjadi permasalahan tersendiri bagi lini pertahanan Arema.Sampai berita ini diturunkan,belum ada kepastian tentang kedatangan pemain yang selalu memegang komando permainan kolektivitas Arema. Bukan sekadar tenaga fisik dan skill individu yang dibutuhkan dari seorang Njanka.
Namun,mantan pemaintimnasKamerundiPialaDunia 1998 dan 2002 tersebut juga memiliki jiwa kepemimpinan yang mampu mengoordinasi permainan Arema yang dihuni para pemain muda. Tapi, bukan Arema jika tidak mampu bangkit dari segala bentuk keterpurukan.Kondisi itu sudah dibuktikan di Liga Super,di mana persiapan minim dan berbekal pemain muda usia ternyata mampu mengantarkan mereka menjadi juara,tentunya dengan kolektivitas pemainan dan dukungan penuh Aremania.
Keyakinan mampu membungkam tamunya tersebut diungkapkan Asisten Pelatih Arema Liestiadi. ”Target menghadapi Persib di laga perdanababak8besarinisudahpasti harus menang. Seluruh pemain sudah menyatakan siap tempur menghadapi pertandingan ini,”ujar mantan pelatih PSMS Medan ini kepadaharian SeputarIndonesia(SI). Absennya sejumlah pilar,menurutnya, tidak akan memengaruhi kondisi tim.
Dia yakin para pemain pengganti sudah siap diturunkan dan Arema sudah terbiasa dengan pola permainan yang mengandalkan kolektivitas tim, bukan skill individu. ”Kami tidak akan minder dengan gugusan bintang Persib. Kami akan menerapkan pola permainan sesuai skenario yang sudah disusun tim pelatih,” tandas Liestiadi. Kondisi serupa dialami Persib. Maung Bandung datang dengan kondisi seadanya,menyusul cederanya sejumlah pilar.
Hanya ada dua legiun asing yang bisa diturunkan, yakni striker Cristain Gonzales dan defender Christian Rene Martinez. Sementara pemain asal Jepang Satoshi Otomo ditinggal di Bandung karena masih dibelit cedera. Selain itu, kondisi playmakerEka Ramdani pun masih diragukan untuk bisa tampil. Menanggapi situasi ini,Pelatih Persib Robby Darwis optimistis performa timnya tidak akan terpengaruh.
Namun,di sisi lain,dia juga enggan meremehkan Arema yang saat ini didera banyak masalah. ”Arema tim yang sangat bagus. Buktinya mereka mampu juara Liga Super.Apalagi,kami harus bermain di hadapan para pendukung Arema yang dikenal fanatik. Kami tentu harus bermain lebih waspada dengan konsentrasi tinggi,”tuturnya. (yuswantoro)
