
Meski pertandingan babak 8 besar antara Persebaya Surabaya dengan Sriwijaya FC dilangsungkan di hari kerja, Selasa (20/7/2010) sore, namun papel pertandingan tetap yakin laga ini bakal banjir penonton. Karena itu mereka berani mencetak 29 ribu tiket.
Ketua panpel Persebaya, Paulus Helly , Senin (19/7/2010) mengatakan, pihaknya masih optimis seluruh tiket yang dicetak dapat ludes terjual. "Karena ini adalah pertandingan terakhir dan menentukan. Ini adalah pertandingan balas dendam bagi Persebaya," ucap Helly.
Ia menambahkan, untuk tiket, nanti akan dijual dengan harga normal, yakni Rp 20 ribu untuk ekonomi, Rp 50 ribu untuk utama dan Rp 75 ribu untuk VIP. Rencananya loket tiket bakal dibuka mulai pukul 10.00 besok. "Kita akan sediakan 19 loket, jadi jangan khawatir tidak kebagian," lanjut Helly.
Jika seluruh tiket terjual, maka panpel dapat meraup keuntungan lebih dari Rp 600 juta. Rencananya hasil itu akan dibuat untuk membantu keuangan Persebaya, yakni membayar gaji bulan Juni. "Hasil itu pasti akan kita gunakan untuk support manajemen," tutup Helly.
Pertandingan yang dilangsungkan di stadion Gelora 10 Nopember memang sangat menentukan bagi Persebaya. Apalagi pada leg pertama di kandang Sriwijaya, stadion Gelora Jaka Baring, Bajul Ijo menyerah dengan skor 2-0. Jika masih ingin lolos ke babak semifinal, maka anak asuh Rudy William Keeltjes membutuhkan kemenangan lebih dari tiga gol. [sya/kun]
