
Kemenangan 1-0 Persebaya Surabaya atas Sriwijaya FC tak mampu menghadang langkah Laskar Wong Kito. Sriwijaya akan menantang Persipura Jayapura di semifinal Piala Indonesia.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion Gelora 10 Nopember 2010, Selasa 20 Juli 2010, gol kemenangan Bajul Ijo dicetak Marcelo Cirelli lewat titik putih penalti di menit 88. Namun Sriwijaya tetap berhak melaju setelah unggul dengan agregat 2-1 setelah di leg pertama menang 2-0.
Dihadapan pendukungnya, Persebaya sebenarnya langsung tampil agresif. Pertandingan baru berjalan enam menit, Takatoshi Uchida sempat mengancam gawang Ferry Rotinsulu. Sayangnya, tandukan bek asal Jepang ini saat memanfaatkan bola hasil sepak pojok masih melebar tipis dari tiang kiri gawang Sriwijaya.
Sriwijaya sebenarnya mampu berbalik mengancam gawang Persebaya yang dikawal Syaifuddin. Pada menit 17, terhitung dua peluang diciptakan tim asal Sumatra ini. Setelah tembakan jarak jauh Zah Rahan gagal menaklukkan Syaifuddin, sang striker Sriwijaya Paul Solomin juga gagal memanfaatkan bola umpan Keith Kayamba.
Bola silang umpan Kayamba di mulut gawang Persebaya gagal disambar Solomin yang sebenarnya tinggal mencocor bola.
Di akhir babak pertama, Persebaya sempat berpeluang unggul andai tendangan bebas Patricio 'Pato' Morales tak digagalkan aksi terbang Ferry Rotinsulu. Alhasil hingga turun minum skor kaca mata tak berubah.
Pada babak kedua, Persebaya kembali tampil menyerang. Pada menit 52, tim besutan Rudy Keltjes berpeluang unggul andai tendangan keras John Tarkpor tak melebar di atas mistar Ferry.
Namun Persebaya harus menunggu hingga menit 88 untuk mampu menjebol gawang tim besutan Rahmad Darmawan ini. Berawal dari pelanggaran Percious Emuejeraye kepada pemain pengganti Andik Firmansya, wasit langsung menunjuk titik putih. Kapten Bajul Ijo, Marcelo Cirelli dengan tenang menaklukkan Ferry lewat sepakan kaki kirinya.
Keunggulan 1-0 ini langsung menyulut semangat pemain Persebaya. Namun hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan skor tak berubah. Satu tiket semifinal menjadi milik Laskar Wong Kito.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion Gelora 10 Nopember 2010, Selasa 20 Juli 2010, gol kemenangan Bajul Ijo dicetak Marcelo Cirelli lewat titik putih penalti di menit 88. Namun Sriwijaya tetap berhak melaju setelah unggul dengan agregat 2-1 setelah di leg pertama menang 2-0.
Dihadapan pendukungnya, Persebaya sebenarnya langsung tampil agresif. Pertandingan baru berjalan enam menit, Takatoshi Uchida sempat mengancam gawang Ferry Rotinsulu. Sayangnya, tandukan bek asal Jepang ini saat memanfaatkan bola hasil sepak pojok masih melebar tipis dari tiang kiri gawang Sriwijaya.
Sriwijaya sebenarnya mampu berbalik mengancam gawang Persebaya yang dikawal Syaifuddin. Pada menit 17, terhitung dua peluang diciptakan tim asal Sumatra ini. Setelah tembakan jarak jauh Zah Rahan gagal menaklukkan Syaifuddin, sang striker Sriwijaya Paul Solomin juga gagal memanfaatkan bola umpan Keith Kayamba.
Bola silang umpan Kayamba di mulut gawang Persebaya gagal disambar Solomin yang sebenarnya tinggal mencocor bola.
Di akhir babak pertama, Persebaya sempat berpeluang unggul andai tendangan bebas Patricio 'Pato' Morales tak digagalkan aksi terbang Ferry Rotinsulu. Alhasil hingga turun minum skor kaca mata tak berubah.
Pada babak kedua, Persebaya kembali tampil menyerang. Pada menit 52, tim besutan Rudy Keltjes berpeluang unggul andai tendangan keras John Tarkpor tak melebar di atas mistar Ferry.
Namun Persebaya harus menunggu hingga menit 88 untuk mampu menjebol gawang tim besutan Rahmad Darmawan ini. Berawal dari pelanggaran Percious Emuejeraye kepada pemain pengganti Andik Firmansya, wasit langsung menunjuk titik putih. Kapten Bajul Ijo, Marcelo Cirelli dengan tenang menaklukkan Ferry lewat sepakan kaki kirinya.
Keunggulan 1-0 ini langsung menyulut semangat pemain Persebaya. Namun hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan skor tak berubah. Satu tiket semifinal menjadi milik Laskar Wong Kito.
