Share |

Pelatih Persema Rekom Tiga Pendatang Baru


Untuk memantapkan kekuatan tim, menuju ISL musin depan, sejak beberapa pekan ini, Persema telah melakukan seleksi pemain baru. Tim yang berjuluk Laskar Ken Arok telah merekom tiga pemain yang dianggap layak untuk bergabung.

Pelatih Persema, Timo Scheuneman, usai memimpin latihan di Stadion Gajayana Malang Selasa (20/7/2010) sore mengatakan, setelah melihat kemampuan para peserta seleksi, ada tiga pemain yang akan diusulkan ke pihak manajemen Persema.

Diantara tiga pemain tersebut adalah Firman Basuqi, pemain asal Persita Tanggerang, Dian dari Persela Lamongan dan Syamsul Huda asal Persebaya Surabaya. "Ketiga pemain itu yang akan saya usulkan ke pihak manjemen. Kemampuannya cukup bagus untuk bergabung di Persema," katanya.

Ketiga pemain yang akan direkom oleh Timo itu untuk mengisi posisi gelandang kanan kiri dan back kanan. "Sementara untuk posisi centre back, saya akan memilih antara Rusdiyanto dan Agung," akunya.

Lebih lanjut Timo menegaskan, proses seleksi untuk Persema sudah dianggap cukup. "Saat ini semua posisi dalam tim sudah saya anggap komplet. Sehingga tidak perlu lagi ada seleksi yang baru," katanya.

Sementara itu, dari hasil seleksi itu, Timo akan menerapkan menu baru kepada setiap pemain. "Saya punya aturan baru untuk menu para pemain. Diantaranya, akan diberi makan ubi kayu, nasi merah, kacang ijo dan kentang. Menu ini akan segera dibicarakan bersama pemain dan juga para istri pemain," ujarnya.

Menu baru itu untuk menunjang kekuatan tenaga para pemain. "Itu sebenarnya menu yang baik dan berkualitas bagi atlet. Seperti petani yang kuat kerja seharian, karena banyak makan menu demikian," katanya sembari tersenyum.

Bagi yang nantinya tidak mengikuti aturan menu tersebut jelas Timo, akan diberi sanksi. "Untuk saat ini, masih banyak pemain yang makan nasi putih. Tetapi untuk sementara tidak masalah. Kalau sudah resmi dikontrak wajib mengikuti aturan tersebut," katanya.

Karena kata Timo, persema telah membayar mahal pemain. "Harus serius dan mengikuti aturan yang ada. Masih banyak yang antre untuk masuk ke Persema. Kalau tidak serius, pertama akan diberi peringatan, dan kedua akan disanksi. Kalau sudah keterlaluan, akan dipecat," tegasnya. [ain/kun]
Share on Google Plus

About 12paz