Share |

Klaim Usaha Sendiri , PSSI Berangkatkan 42 Orang ke Afsel


Timnas Indonesia memang tak lolos ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan (Afsel). Meski begitu, Indonesia tetap punya "wakil" di pesta bola paling akbar di dunia tersebut.

Itu terjadi setelah PSSI memberangkatkan 42 orang ke Afsel. Mereka terdiri atas 14 pengurus PSSI serta 28 pengurus daerah (pengda) dari seluruh Indonesia.

Para pengurus PSSI itu di antaranya adalah Subardi serta Mafirion. Sebanyak 42 orang tersebut bertolak ke Afsel pada 5 Juli lalu dan akan kembali menginjakkan kaki di tanah air 11 Juli mendatang.

PSSI pun harus mengeluarkan banyak uang untuk membiayai keberangkatan itu. Kabarnya, setiap orang bakal menghabiskan nominal kurang lebih Rp 90 juta selama "bertualang" di Afsel. Namun, PSSI enggan membeberkan besaran uang yang dikeluarkan untuk membiayai keberangkatan 42 orang tersebut.

"Tidak perlu dibeberkan berapa uang yang dikeluarkan. Yang jelas, kami tidak merugikan pihak mana pun," terang Nugraha Besoes, sekretaris jenderal PSSI, kemarin (6/7).

Dia menambahkan, PSSI memang tak mengutak-atik dana yang mereka miliki. Sebab, kantong PSSI memang saat ini tengah kering kerontang. Untuk membiayai keberangkatan tersebut, mereka melakukan manuver segala cara. Hanya, lagi-lagi Nugraha enggan menjelaskan secara detail usaha yang dilakukan itu.

"Pokoknya, kami tidak dapat dari sponsor ataupun dari pemerintah. Uang yang kami gunakan itu murni dari usaha kami memanfaatkan celah yang ada," tegas Nugraha.

Selentingan miring pun mencuat terkait dengan keberangkatan 42 orang tersebut ke Afsel. Mereka diduga merupakan pihak-pihak yang pro terhadap Ketua Umum PSSI Nurdin Halid ketika berlangsungnya Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) di Malang beberapa waktu lalu.

Berkat dukungan yang diberikan tersebut, Nurdin yang pernah merasakan jeruji besi akhirnya tetap tak tergoyahkan sebagai pucuk pimpinan organisasi olahraga terbesar di Indonesia itu. Hanya, Nugraha menampik keras kabar yang beredar tersebut.

"Kami memberangkatkan mereka agar wawasan para pengurus itu bertambah tentang bagaimana kondisi sepak bola di level dunia. Kami harapkan setelah pulang, mereka akan memiliki pengalaman yang lebih banyak untuk kemajuan sepak bola di daerah masing-masing," tepis Nugraha. (ru/c9/diq)
Share on Google Plus

About 12paz