
CEO PT Liga Indonesia (Liga) Joko Driyono menyatakan pihaknya telah menetapkan kota Solo sebagai tempat menggelar laga final divisi utama Liga Indonesia 2009/10.
Menurutnya, pemilihan kota Solo sebagai tuan rumah laga pamungkas kasta kedua sepakbola nasional musim ini, karena kota ini sangat representatif untuk menggelar pertandingan besar.
"Selain itu, kami juga ingin membangkitkan kembali iklim sepakbola di kota tersebut. Bagaimana pun, Solo mempunyai sejarah panjang terhadap perkembangan sepakbola di tanah air," kata Joko dihubungi wartawan, Senin (3/5).
Ditambahkan, babak semi-final maupun final tersebut sesuai rencana akan digelar di Stadion Manahan yang memiliki kapasitas penonton lebih dari 30 ribu orang.
Meski telah menentukan lokasi final imbuhnya, hingga saat ini belum satu tim pun yang dipastikan tampil di babak final, karena babak delapan besar level kompetisi ini baru akan digelar pada 18 Mei nanti.
Seperti diketahui, babak delapan besar Grup A yang terdiri dari Persiram
Sedangkan grup B yang terdiri dari Deltras Sidoarjo, Persibo Bojonegoro, Persidafon Dafosoro dan Persipasi Bekasi, akan dimainkan di Stadion Gelora Putra Delta Sidoarjo.
"Untuk laga final nanti sudah tidak ada masalah, karena izin dari aparat keamanan setempat sudah ada. Harapan kami, semua pihak mendukung kegiatan ini sehingga bisa terselenggara dengan baik," tandas Joko.
