
Motivasi tinggi diusung Arema saat menjamu Persela Lamongan, sore nanti pukul 15.30 di Stadion Kanjuruhan. Betapa tidak, dalam pertandingan yang rencananya disiarkan langsung ANTV, Singo Edan sedang mencari pelampiasan.
Betapa tidak, Arema baru saja dikalahkan Persipura 1-4. Kemudian Minggu (2/4) kemarin, tim Mutiara Hitam berhasil menahan imbang Persib. Hasil itu membuat selisih poin antara Arema dan Persipura, tinggal menyisakan tiga poin.
Mau tak mau, tim kebanggaan Aremania ini butuh kemenangan demi memuluskan skenario untuk mengunci gelar juara sebelum kompetisi berakhir. Untuk itu dengan dukungan penuh dari ribuan suporternya, Arema bakal menjadikan Laskar Jaka Tingkir sebagai korban berikutnya.
Pelatih Arema, Robert Alberts yang baru kembali dari Malaysia menegaskan, pertandingan sore ini bisa jadi salah satu pertandingan sulit bagi Arema. ‘’Tapi dengan melihat motivasi pemain yang tinggi, saya yakin kita bisa melakukannya,’’ ungkap Robert yang belum sepenuhnya pulih dari serangan demam berdarah.
‘’Semua pemain tahu apa yang harus dilakukan. Apalagi awalnya banyak yang berfikir kita akan berjuang untuk menghindari degradasi. Tapi sekarang kita berjuang untuk menjadi juara,’’ sambung pelatih asal Belanda ini, sembari berusaha terus menjaga semangat juang pemainnya tetap membara.
Robert pun tidak terlalu risau dengan segala apa yang telah dipersiapkan Persela untuk bisa mencuri poin di kandang Singa. Menurutnya itu tidak penting lagi, karena yang lebih panting baginya adalah Pierre Njanka dkk bisa tampil maksimal sesuai dengan taktik dan strategi Arema.
‘’Kita lakukan apa yang harus kita lakukan. Kita ingin menang, dan kita akan berusaha lakukan yang terbaik. Perihal taktik dan strategi Persela itu tidak masalah. Mereka datang ke kandang Arema, dan setiap tim yang datang kesini pasti tahu akan menghadapi tim yang memiliki motivasi tinggi untuk juara,’’ yakin Robert.
Perihal kemungkinan Persela bakal tampil dengan pertahanan gerendel dan lebih mengandalkan serangan balik, Robert mengaku tidak begitu peduli. Menurutnya, strategi itu sesuatu hal yang wajar, dan hampir dilakukan semua tim yang bertandang ke stadion Kanjuruhan.
Termasuk rencana Persela untuk hanya menurunkan dua pemain asingnya, tak otomatis membuat Robert senang. Diakuinya, tidak semua kondisi tim dengan banyak mengandalkan pemain lokal menjadi sebuah keuntungan. Justru Arema tetap dituntut ekstra waspada dengan semangat tanding mereka.
‘’Seperti saat kita tampil di Piala Indonesia. Kita main bagus dengan tanpa pemain asing. Itu bisa saja dilakukan Persela, pemain mereka punya energi lebih untuk membuktikan diri, mereka tentu ingin masuk tim inti musim depan, atau ingin dapat kontrak bagus, tapi tidak masalah, kita sudah siapkan semuanya,’’ jelasnya.
Terlepas tak mau pusing dengan apa yang dipersiapkan kubu Persela, Robert mengakui tim kebanggaan LA Mania itu adalah tim yang bagus. Setidaknya, Persela pernah mengalahkan Arema 1-0 pada pertemuan pertama di stadion Surajaya, Lamongan, kala masih ditangani Widodo C. Putra.
‘’Persela tim bagus, putaran kedua ini mereka banyak melakukan perubahan, baik pemain asing maupun pelatihnya baru. Di kandang mereka main bagus, mengontrol permainan danagan bagus,dan memiliki individu pemain yang bagus. Tapi kita harus kerjakan tugas kita dengan baik untuk dapat tiga poin,’’ ucap pelatih berkacamata ini. (bua/avi)
