
Meski mengaku telah memahami karakter permainan Arema, Direktur Teknik Persela Lamongan, Joko Susilo menyadari untuk mencuri poin di kandang Singo Edan bukan hal yang mudah. Bahkan pria asli Malang ini mengakui, curi poin dari Arema adalah mission impossible.
‘’Target kita menghadapi Arema adalah curi satu poin, syukur kalau bisa dapat tiga poin. Meski itu (curi poin, Red.) adalah impossible, tapi kita tetap optimis. Kita tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi Arema besok (sore ini, Red.), hanya membangkitkan motivasi pemain saja,’’ terang Joko usai memimpin latihan di Stadion Kanjuruhan, kemarin pagi.
Diakuinya, selain ada masalah dengan mental bertanding pasukannya, recovery yang dimiliki timnya sangat terbatas. Khususnya setelah melakoni dua laga away di Kalimantan Timur, kondisi timnya kalah bugar dengan tuan rumah Arema. Namun motivasi pemainnya tetap tinggi untuk mengalahkan tim juara.
‘’Untuk saat ini mencari kelemahan tim Arema sangat sulit. Semua lini bagus, terbukti mereka memimpin klasemen. Kita hanya akan berusaha memecahkan kolektifitas dan kecepatan yang selama ini jadi andalan Arema,’’ sebut mantan pelatih Persiwa ini mengaku timnya tak ada persoalan dengan Aremania.
Joko meyakini, kehadiran Aremania tak akan sampai meneror tim Persela secara berlebihan. ‘’Karena saya tahu, Aremania itu sportif,’’ yakin pelatih yang akan menginstruksikan pemainnya untuk mewaspadai tiga penyerang asing Arema, Noh Alamshah, Ridhuan dan Chmelo Roman.
Persela, menurut Joko, akan bermain zona marking, disusul dengan man to man marking untuk setiap pemain Arema yang masuk dalam kotak penalti. Diakuinya, Persela tidak akan langsung meladeni Arema dengan bermain terbuka, karena menurutnya bisa menjadi blunder.
‘’Kemungkinan kita akan melakukan serangan balik. Berbeda dengan saat saya menangani Persiwa dulu, kita justru kesulitan kalau bertahan, tapi sekarang beda karakter. Dengan kondisi yang terbatas ini, kita akan maksimalkan yang ada,’’ ucap Joko yang hanya bisa menurunkan dua pemain asingnya, Fabiano dan Martin Zada.
Menurutnya, Persela tampil tanpa tiga pemain asingnya sudah biasa. Satu-satunya motivasi Persela untuk curi poin di Malang adalah untuk mengamankan posisi dari jeratan zona degradasi. ‘’Untuk itu, kita tidak akan terlalu bermain negatif football,’’ demikian Joko Susilo. (bua/avi)
