
Anoure Obiora Richard mencetak tiga gol saat mengantarkan Sriwijaya FC meraih kemenangan atas tim tamu Victory SC dalam ajang Asian Football Confederation (AFC) Cup dengan skor 5-0, di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu (21/4) lalu. Penampilan apik yang ditunjukkan pemain asal Nigeria ini nampaknya menggoda pelatih Rahmad Darmawan untuk kembali menurunkannya di laga kontra Persitara Jakarta Utara dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), Sabtu (24/4).
"Saya akan lihat kebutuhan tim apakah Obiora akan diturunkan, memang benar saya akan melakukan rotasi pemain. Tetapi tidak akan mengurangi kualitas tim," kata pelatih Rahmad Darmawan, Jumat (23/4).
Sebab menurut RD, Obiora sudah memberikan kontribusi bagus di pertandingan terakhir. Sementara menghadapi Persitara adalah laga penting bagi Laskar Wong Kito yang hanya menyisakan 7 pertandingan lagi. Makanya pertimbangan akan kembali diturunkannya Obiora menjadi dasar pemikiran dalam strategi menghadapi Persitara nanti. Jika turun Obigol julukannya akan diturunkan bersama Pavel Solomin dan Kayamba untuk mengisi lini depan.
"Sebab dia mampu menjaga bola dengan baik dan kuat berduel dengan pemain-pemain belakang lawan," ujar RD.
Secara terpisah Obiora berharap dapat diturunkan menghadapi Persitara. Ia akan bermain maksimal dan berusaha menambah koleksi gol dan mengejar poin penting untuk SFC.
"Meraih poin untuk memperbaiki posisi tim. Tetapi saya mengikuti keputusan pelatih dan saya selalu siap diturunkan," ujar Obiora.
Sementara itu Sriwijaya FC sudah siap seratus persen menghadapi Persitara di Stadion Mahasiswa Soemantri Bojonegoro, Jakarta Selatan, Sabtu (24/4). Semua pemain Laskar Wong kito dalam kondisi siap tempur dan siap mencuri poin di kandang Laskar Si Pitung.
Kunci keberhasilan dalam pertandingan adalah disiplin sejak menit awal hingga akhir pertandingan. Sebab saat-saat krusial adalah menit awal dan akhir di mana konsentrasi sudah mulai terpecah.
"Kami harus bermain disiplin, menjalankan instruksi pelatih, dan berjuang hingga menit akhir," kata M Nasuha, pemain bertahan SFC, Jumat (23/4).
Sebab menurut Nasuha, secara kekuatan ia dan teman-temannya cukup paham dengan permainan Persitara. Sebab mereka sudah pernah bertemu dan bertandingan dalam laga perdana putaran pertama kompetisi 2009/2010 pada akhir November lalu. Saat itu SFC menang dengan skor 3-2 dan Nasuha sebagai salah satu pencetak gol bersama Rahmat Rivai dan Obiora."Kami sudah pernah bertemu dan mereka memiliki pemain-pemain depan yang kuat dan mampu menguasai bola dengan sangat baik. Kunci kami memang harus bermain disiplin," ujar Nasuha.
Disinggung soal target gol dalam pertandingan ini, Nasuha yang pandai berposisi sebagai gelandang serang, pemain sayap bahkan pemain bertahan ini mengaku akan mengikuti petunjuk pelatih."Sebab permainan tim adalah yang utama dan kami ingin memenangkan laga ini. Untuk itu kepada masyarakat Sumsel mohon dukungan dan doanya," jelas Nasuha.
