
SAAT ini, klub sepak bola kebangaan "Urang" Samarinda, Persisam Putra, masih berkutat di zona degradasi. Sejauh ini, Persisam telah melakoni 28 pertandingan dengan hasil 8 menang, 7 seri dan 18 kali kalah dengan raihan poin 31. Di bawah Persisam ada Pelita Jaya Karawang dan Persitara Jakarta Utara.
Persitara sudah hampir pasti degradasi. Berarti ada 2 tempat lagi yang tersisa. Nah, yang berpeluang adalah Pelita Jaya, Persisam Putra, Bontang FC, Persik Kediri, Persebaya Surabaya dan Persijap Jepara.
Maklum, Selisih poin di antara klub yang berlaga di Indonesia Super League (ISL) musim 2009/2010 itu sangat tipis. Siapa yang terjungkal, dia yang pasti tersingkir dari kasta tertinggi sepak bola tanah air itu.
Nah sore ini, perjuangan Persisam untuk lolos dari zona degradasi dimulakan saat meladeni Persijap di stadion kebangaan Samarinda, Stadion Segiri. Persisam harus meraih kemenangan. Termasuk pada 3 laga kandang tersisa yakni melawan Persela Lamongan (28/4), Persebaya (26/5), Persik Kediri (30/5). Sementara, Persisam akan melakoni 2 sisa laga tandang yakni melawan Arema Indonesia (16/5) dan Persema Malang (19/5).
Performa skuad Hendri Susilo tersebut juga semakin moncer. Buktinya, Danilo Fernando dkk selalu menang melakoni fase penyisihan 32 Besar Piala Indonesia Grup G. Kemenangan tiga kali mengantarkan Pesut Mahakam sebagai juara grup dengan torehan 14 gol.
sementara itu Pemain Persijap Isdiantono mengatakan timnya harus tampil disiplin menjaga pertahanan, kerja keras sepanjang laga, dan bisa memenfaatkan peluang menjadi gol saat menghadapi Persisam Samarinda di ajang Djarum Indonesia Super League (ISL) yang digelar di Stadion Segiri, hari ini.
Timnya dan Persisam tak berbeda jauh secara kualitas dan memiliki peluang yang sama untuk memenangi pertandingan.
Dua kekalahan terakhir dan satu kemenangan di Piala Indonesia dalam tiga laga terakhir juga dinilai pantas menjadi pelajaran. ’’Kami musim ini hanya sedikit sekali bisa menang di kandang lawan. Tapi melawan Persisam, kami memiliki kemauan keras untuk bisa mendapatkan poin,’’ kata Isdiantono, kemarin.
Musim ini, Persijap hanya dua kali menang di luar Jepara, yakni saat mengalahkan Persik Kediri 3-2 di ajang Djarum ISL, serta menang 2-1 atas Deltras Sidoarjo dalam turnamen Piala Indonesia di Malang.
’’Saat melawan Persik, kami bisa tampil penuh semangat. Persik bermain bagus dan kami juga bisa mengimbangi. Tetapi kami bisa lebih efektif memanfaatkan peluang menjadi gol,’’ kata Isdiantono.
Dia akan diplot di sayap kiri saat jumpa Persisam nanti. Bagi dia aroma yang paling kuat dalam laga tersebut adalah kedua tim sama-sama membutuhkan poin karena sama-sama memasuki laga krusial dalam misi menyelamatkan tim dari degradasi.
Gelandang Persijap Phaitoon Thiabma mengatakan upaya timnya untuk bisa mendapatkan poin di Segiri akan sangat berat karena faktor motivasi tim tuan rumah. Tetapi jika pertandingan bisa berjalan dengan fair, ia menyatakan timnya punya kans untuk memetik poin.
’’Kami dan Persisam sama-sama bersiap total untuk pertandingan ini. Pada putaran pertama bermain imbang, dan kami merasa ada dua poin yang hilang di Jepara saat itu,’’ tandasnya.
Lini Tengah
Phaitoon akan menjadi kunci lini tengah Persijap dan diharapkan bisa menjaga keseimbangan. Ia sudah absen dala empat pertandingan terakhir karena cedera lutut. Sejak bergabung dengan Persijap musim 2005, baru musim ini pemain asal Thaildn itu tak tak tampil di Piala Indonesia karena cederanya. Ia kini sembuh, namun timnya sudah tersingkir setelah tiga kali berlaga. Dia akan kembali bermain di laga hari ini, dan kehadirannya diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan diri tim.
Pelatih Persijap Junaidi mengatakan dua pemain yang baru pulih dari cedera, Phaitoon Thiabma serta striker Eki Nurhakim diharapkan bisa langsung bisa menemukan karakter permainan terbaiknya saat jumpa Persisam. ’’Keduanya sudah istirahat panjang. masalahnya sering ada di adaptasi, tapi kami sudah bersama-sama berlatih dan semoga kerja tim berjalan baik,’’ ujarnya.
Tim Persisam ingin menyapu bersih kemenangan empat pertandingan kandang yang tersisa musim ini. Empat laga itu selain menjamu Laskar Kalinyamat, juga menerima Persela Lamongan, Persebaya Surabaya, dan Persik Kediri.
Pelatih Persisam Hendri Susilo mengakui, saat ini posisi timnya sangat rawan terdegradasi karena masih di peringkat ke-16 dengan nilai 31. Namun timnya merasa diuntungkan dengan menyisakan empat laga kandang tersebut. Jika bisa menyapu bersih, maka nilainya menjadi 43 dan itu dinilai aman dari degradasi.
