
Beberapa saat sebelum tim Arema meninggalkan Hotel Bali Summer, kemarin pagi, pemain Arema masih menyempatkan drawing babak 16 besar Piala Indonsia yang disiarkan langsung oleh RCTI, sebagai pemegang hak siar.
Drawing ini ditayangkan bersamaan dengan program acara Dahsyat di RCTI, kemarin pagi. Beberapa perwakilan pemain dari peserta Babak 16 besar ikut hadir dalam acara drawing yang dilakukan PT Liga Indonesia ini.
Salah satu pemain yang ikut drawing tersebut adalah kapten tim Arema, Pierre Njanka. Rekan-rekannya di Bali hanya bisa menyaksikan stopper Arema asal Kamerun itu tampak malu-malu saat digoda sang pembawa acara, Luna Maya, Olga dan Rafi Ahmad.
Kebetulan saja, Njanka memang tak ikut rombonga tim Arema ke Bali, usai laga away di Persipura. Mantan pemain Persija ini memisahkan diri di Makassar dan langsung ke Jakarta, karena ada urusan disana. Setelah itu, Njanka yang rencananya menyusul ke Bali, ternyata langsung kembali ke Malang.
"Jadi Njanka itu sudah di Malang, dan terpaksa kembali ke Jakarta karena diminta pelatih untuk mewakili tim Arema ikut drawing. Sebenarnya kita minta Rahmad Afandi dan Kurnia Meiga yang juga ada di Jakarta, tapi mereka tidak bisa, akhirnya Njanka yang ke Jakarta," terang Asisten Pelatih Arema, Joko Susilo.
Rahmad Afandi dan Meiga yang ikut ke Bali sudah berada di Jakarta karena memilih pulang lebih awal. Selain keduanya, Waluyo, Zulkifli, Roni Firmansyah dan Noh Alamsyah juga pulang dulu. Noh pulang ke Singapura, setelah Pelatih Arema, Robert Albert juga pulang lebih dulu ke Malaysia. (bua/jon)
